Konsultasi Gratis
Partai Politik

Partai Solidaritas Indonesia: Profil, Sejarah, dan Peluangnya di 2029

Ditulis oleh Tim Head Politika 16 September, 2026 33 menit baca
Profil Partai Solidaritas Indonesia, dari pendirian sampai hasil Pemilu 2024, kepengurusan Kaesang, gelombang kader baru, dan peluangnya menembus ambang parlemen 2029.

Profil Partai

Partai Solidaritas Indonesia: Profil, Sejarah, dan Peluangnya di 2029

Dua belas tahun berdiri, dua kali ikut pemilu, dua kali gagal masuk DPR. Kini harapan PSI bertumpu pada satu nama besar dan satu aturan yang sampai hari ini belum ditetapkan.

2014Tahun berdiri, 16 November
2,81%Suara nasional Pemilu 2024
0Kursi DPR pada 2019 dan 2024
38Pengurus tingkat provinsi menurut klaim partai

Pembaruan terakhir

Seluruh angka di halaman ini diperiksa pada 11 September 2026. Halaman akan diperbarui bila salah satu dari lima hal berikut terjadi.

  • Ambang batas parlemen untuk Pemilu 2029 ditetapkan lewat revisi undang undang.
  • Joko Widodo resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina PSI.
  • Hasil verifikasi faktual KPU untuk PSI diumumkan.
  • Terjadi pergantian ketua umum.
  • Ada rilis survei elektabilitas partai yang baru.

Poin Penting dalam 30 Detik

  • Suaranya naik, hasilnya tetap sama. PSI meraih 1,89 persen suara pada Pemilu 2019 dan 2,81 persen pada Pemilu 2024. Kursi DPR yang didapat tetap nol pada kedua pemilu itu.
  • Kuat di kota tertentu, sepi di tempat lain. PSI menempatkan 8 kursi di DPRD DKI Jakarta, 6 kursi di DPRD Nusa Tenggara Timur, dan 5 kursi di DPRD Kota Surakarta. Sebaran suaranya menumpuk di titik tertentu, bukan merata.
  • Survei 2026 saling bertentangan jauh. Angka elektabilitas PSI tahun ini terentang dari 0,6 persen sampai 4,1 persen. Selisih sebesar itu terjadi karena lembaga survei memakai metode dan bentuk pertanyaan yang berbeda.
  • Efek Jokowi belum terbukti seragam. Survei SMRC Juli 2026 mencatat 4,1 persen, angka tertinggi sepanjang usia partai. Pada periode yang hampir sama, IPO mencatat PSI stagnan di 1,9 persen meski Joko Widodo sudah berkeliling daerah.
  • Aturan mainnya belum ada. Mahkamah Konstitusi menghapus ambang batas 4 persen mulai Pemilu 2029 lewat Putusan Nomor 116/PUU-XXI/2023. Angka penggantinya belum ditetapkan sampai 11 September 2026, jadi pertanyaan lolos atau tidak belum bisa dijawab siapa pun.

Apa itu PSI dan siapa yang mendirikannya

Partai Solidaritas Indonesia atau PSI adalah partai yang lahir setelah Pemilihan Presiden 2014, dari sekelompok orang yang saat itu rata rata berusia 30-an dan bukan pengurus partai lama. Partai ini didirikan pada 16 November 2014 berdasarkan Akta Notaris Widyatmoko, S.H. Nomor 14 Tahun 2014.

Status badan hukumnya baru keluar dua tahun kemudian, yaitu pada 7 Oktober 2016, setelah lolos verifikasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. PSI menjadi satu satunya partai baru yang lolos seleksi badan hukum pada periode itu. Karena itu pula PSI baru bisa ikut pemilu untuk pertama kalinya pada 2019.

Dari mawar menjadi gajah

Pembeda visual PSI yang paling langsung terlihat adalah pergantian lambangnya. Selama sepuluh tahun pertama, lambang PSI berupa tangan yang menggenggam bunga mawar merah. Pada Kongres di Solo tanggal 19 sampai 20 Juli 2025, lambang itu diganti menjadi gajah.

Lambang lama Lambang lama Partai Solidaritas Indonesia berupa tangan menggenggam bunga mawar

Tangan menggenggam mawar merah. Dipakai sejak 2014 sampai Juli 2025. Terinspirasi ucapan Soekarno tentang harumnya bunga mawar.

Lambang baru Lambang gajah Partai Solidaritas Indonesia

Gajah berlatar putih. Dipakai sejak Kongres Solo, 19 Juli 2025.

Sumber gambar: galeri Head Politika. Keterangan lambang mengikuti penjelasan resmi partai.

Menurut penjelasan resmi partai lewat situs psi.id dan keterangan Wakil Ketua Umum Andy Budiman, tubuh dan kaki gajah berwarna hitam melambangkan kesetiaan dan solidaritas. Kepala dan belalainya berwarna merah, yang dimaknai sebagai semangat, keberanian, dan optimisme. Gajah sendiri disebut sebagai simbol kekuatan, kemakmuran, pengetahuan, dan kebijaksanaan.

Joko Widodo memberi tafsir sendiri saat berpidato di Kongres pada 19 Juli 2025. Ia menyebut, “Gajah ini adalah lambang ilmu pengetahuan. Artinya, PSI adalah partai cerdas.” Kutipan itu berasal dari acara partai, jadi pembaca perlu membacanya sebagai pandangan orang yang mendukung partai tersebut, bukan penilaian pihak luar.

Sumber berpihak Seluruh keterangan tentang makna lambang, asas, dan visi berasal dari situs resmi partai dan pernyataan pengurusnya. Head Politika menampilkannya sebagai keterangan pihak partai, bukan sebagai fakta yang berdiri sendiri.

Kartu identitas partai

Partai Solidaritas Indonesia

Nama resmi dan singkatan
Partai Solidaritas Indonesia, disingkat PSI. Partai menyebut dirinya “Partai Super Terbuka” sejak Kongres 2025.
Tanggal pendirian
16 November 2014, berdasarkan Akta Notaris Widyatmoko, S.H. Nomor 14 Tahun 2014.
Tanggal berbadan hukum
7 Oktober 2016, setelah lolos verifikasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Kantor pusat
Jalan K.H. Wahid Hasyim Nomor 194, Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat 10250.
Kanal resmi
Situs psi.id dan akun Instagram resmi partai. Keduanya berstatus sumber berpihak.
Nomor urut peserta pemilu
Nomor 11 pada Pemilu 2019 dan nomor 15 pada Pemilu 2024.
Ketua umum saat ini
Kaesang Pangarep, sejak 25 September 2023, terpilih kembali untuk periode 2025 sampai 2030.
Asas dan landasan
Berlandaskan Pancasila. Partai menyatakan ideologinya terinspirasi Trisakti Soekarno, dengan trilogi “Menebar kebajikan, Merawat keragaman, dan Meneguhkan solidaritas”. Fokus yang dinyatakan partai adalah hak perempuan, keberagaman, dan anak muda.

Siapa saja pendirinya

Nama yang paling sering disebut sebagai pendiri adalah Grace Natalie, mantan presenter televisi yang kemudian menjadi ketua umum pertama. Bersamanya ada Raja Juli Antoni, Isyana Bagoes Oka, Jeffrie Geovanie, dan sejumlah nama lain. Cikal bakalnya disebut bermula dari obrolan di sebuah kafe di Jakarta Selatan pada akhir 2014, tak lama setelah Joko Widodo terpilih sebagai presiden.

Yang membedakan PSI dari partai lain saat itu adalah cara partai ini menjual dirinya, yaitu sebagai partai anak muda yang menolak dominasi politikus senior. PSI membuka seleksi calon anggota legislatif secara terbuka dan menyiarkannya. Pada Pemilu 2019, partai ini menyatakan 45 persen calon legislatifnya perempuan, angka yang mereka klaim tertinggi di antara partai peserta.

Yang belum bisa kami sajikan di bagian ini. Nomor surat keputusan badan hukum dari Kementerian Hukum tahun 2016 tidak tersedia, karena sumber yang bisa diverifikasi hanya menyebut tanggalnya. Kutipan asas, visi, dan misi apa adanya dari anggaran dasar juga belum bisa ditampilkan, karena dokumen anggaran dasar versi 2025 belum beredar untuk umum.

Perjalanan dua belas tahun

Sejarah PSI bisa dibaca sebagai rangkaian keputusan yang bisa ditandai tanggalnya. Di bawah ini dua puluh peristiwa penting dari pendirian sampai tanggal pemeriksaan data. Ketuk setiap baris untuk membaca keterangannya.

16 Nov 2014PSI didirikan

Partai berdiri berdasarkan Akta Notaris Widyatmoko, S.H. Nomor 14 Tahun 2014. Para pendirinya saat itu berusia di bawah 45 tahun dan menyatakan diri bukan berasal dari kepengurusan partai lama.

7 Okt 2016Lolos verifikasi badan hukum

PSI dinyatakan berbadan hukum setelah lolos verifikasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Nomor surat keputusannya tidak tersedia dari sumber yang bisa diverifikasi.

2017Menyatakan dukungan untuk Joko Widodo

Jauh sebelum masa kampanye, PSI menyatakan akan mendukung Joko Widodo yang saat itu petahana untuk Pemilihan Presiden 2019.

17 Apr 2019Pemilu pertama, nomor urut 11

PSI meraih 2.650.361 suara atau 1,89 persen secara nasional. Angka itu di bawah ambang batas 4 persen, sehingga partai tidak mendapat kursi DPR.

Agu 2020Grace Natalie menyerahkan tugas ke Giring

Grace Natalie menyerahkan tugas kepada Giring Ganesha sebagai pelaksana tugas ketua umum. Alasan yang disampaikan adalah melanjutkan studi pascasarjana di Singapura.

Nov 2021Giring resmi menjadi ketua umum

Giring Ganesha ditetapkan sebagai ketua umum definitif pada 11 November 2021 dan dilantik pada 16 sampai 17 November 2021 untuk periode 2019 sampai 2024.

3 Okt 2022Mengusung Ganjar Pranowo dan Yenny Wahid

Grace Natalie mengumumkan PSI mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden dan Yenny Wahid sebagai calon wakil presiden. Keputusan itu disebut lahir dari mekanisme internal bernama Rembuk Rakyat.

3 Mar 2023Gerbong eks Partai Berkarya masuk

Mantan Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang, membawa sekitar dua puluh pengurus pusat Berkarya ke PSI. Total 21 orang eks kader Berkarya menempati Dewan Pertimbangan Nasional PSI.

23 Sep 2023Kaesang Pangarep bergabung

Putra bungsu Presiden Joko Widodo resmi menjadi anggota PSI.

25 Sep 2023Kaesang langsung menjadi ketua umum

Dua hari setelah bergabung, Kaesang ditetapkan sebagai ketua umum menggantikan Giring Ganesha. Penetapan itu disebut didukung 38 dewan pimpinan wilayah.

Pilpres 2024Dukungan berpindah ke Prabowo dan Gibran

Setelah semula mengusung Ganjar Pranowo dan Yenny Wahid pada Oktober 2022, PSI akhirnya mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Gibran adalah kakak kandung Kaesang Pangarep. Head Politika mencatat perpindahan ini sebagai urutan peristiwa, tanpa menyimpulkan apa yang melatarinya.

29 Feb 2024MK menghapus ambang batas 4 persen

Lewat Putusan Nomor 116/PUU-XXI/2023, Mahkamah Konstitusi menyatakan ambang batas parlemen 4 persen tidak lagi berlaku mulai Pemilu 2029. Pembentuk undang undang diminta menetapkan angka baru.

Mar 2024Lonjakan angka di Sirekap dan bantahan partai

Pada awal Maret 2024, angka suara PSI di sistem Sirekap bergerak dari sekitar 3,1 persen mendekati 4 persen. Sejumlah pengamat menyebut pergerakan itu tidak lazim dan PSI membantah adanya kecurangan. Hasil akhir resmi KPU tetap 2,81 persen dan PSI tidak mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

20 Mar 2024KPU menetapkan hasil Pemilu 2024

Lewat Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024, PSI tercatat meraih 4.260.169 suara atau 2,81 persen. Untuk kedua kalinya partai ini tidak mendapat kursi DPR.

Agu 2024Sorotan penggunaan jet pribadi

Penggunaan jet pribadi oleh Kaesang Pangarep dan istrinya menjadi sorotan publik. Komisi Pemberantasan Korupsi mengirim surat undangan klarifikasi pada 30 Agustus 2024.

1 Nov 2024KPK menyatakan bukan gratifikasi

Setelah Kaesang datang memberi klarifikasi pada pertengahan September 2024, KPK menyatakan penggunaan jet pribadi itu bukan gratifikasi. Alasan yang disebut KPK adalah Kaesang bukan penyelenggara negara dan sudah terpisah secara ekonomi dari orang tuanya. Perkara ini selesai di tahap itu.

21 Jun 2025Kaesang mendaftar sebagai calon ketua umum

Kaesang mendaftar untuk periode berikutnya dan menyatakan target partai, “PSI di 2029, Insya Allah kita masuk Senayan.” Pernyataan itu berasal dari pengurus partai, jadi statusnya target yang dinyatakan partai.

12 Jul 2025Pemilihan ketua umum lewat pemungutan suara elektronik

PSI menggelar Pemilu Raya pada 12 sampai 18 Juli 2025 dengan sistem pemungutan suara elektronik untuk seluruh kader terdaftar. Sebanyak 157.579 orang memberikan suara dari 187.306 pemilih terdaftar menurut catatan partai.

19 Jul 2025Kongres Solo, lambang berganti menjadi gajah

Di Kongres Solo, Kaesang diumumkan terpilih kembali dengan 65,28 persen suara, mengungguli Ronald A. Sinaga 22,23 persen dan Agus Mulyono Herlambang 12,49 persen. Pada kongres yang sama, lambang mawar diganti gajah dan partai mendeklarasikan diri sebagai “Partai Super Terbuka”.

26 Sep 2025Pengurus pusat 2025 sampai 2030 dilantik

Susunan pengurus baru dilantik di Djakarta Theater. Ahmad H.M. Ali yang sebelumnya Wakil Ketua Umum NasDem menjadi Ketua Harian, dan Bestari Barus yang juga berasal dari NasDem menjadi Ketua Bidang Politik.

29 Jan 2026Rapat kerja nasional di Makassar

Dalam rapat kerja nasional pada 29 sampai 31 Januari 2026, sejumlah tokoh daerah diumumkan bergabung. Joko Widodo hadir dan menyatakan akan berjuang mati matian untuk PSI.

17 Jun 2026Jokowi dijadwalkan dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina

Dalam struktur pengurus, kursi Ketua Dewan Pembina ditulis dengan sebutan “Bapak J” dan pengukuhan resminya dijadwalkan pada tanggal ini.

25 Jul 2026Kaesang menyatakan maju sebagai calon anggota DPR

Kaesang menyatakan akan maju pada Pemilu 2029 dari daerah pemilihan Jawa Tengah V, yang meliputi Solo, Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali. Daerah pemilihan atau dapil adalah wilayah tempat seorang calon bertarung memperebutkan kursi.

Jul 2026Rilis survei yang saling berbeda jauh

Sepanjang Juli sampai awal September 2026, empat lembaga merilis angka elektabilitas PSI yang terentang dari 0,6 persen sampai 4,1 persen. Rinciannya dibahas pada bagian survei di halaman ini.

Sumber: dokumen resmi KPU dan Mahkamah Konstitusi, keterangan pengurus partai, serta pemberitaan media nasional. Keterangan yang berasal dari partai ditandai di dalam teks.

Tiga ketua umum, tiga cara terpilih

Dalam dua belas tahun, PSI berganti ketua umum dua kali. Yang menarik bukan hanya siapa orangnya, melainkan cara ketiganya sampai ke kursi itu, yang berbeda satu sama lain. Geser kartu di bawah untuk membandingkan.

Geser ke samping untuk melihat ketiga kartu. Urutan kartu mengikuti urutan masa jabatan.

Hasil pemilu apa adanya

PSI sudah dua kali ikut pemilu legislatif, yaitu pada 2019 dan 2024. Suaranya naik lebih dari satu setengah juta, persentasenya naik hampir satu poin, dan jumlah kursi DPR yang didapat tetap nol pada keduanya. Angka di bawah ini seluruhnya berasal dari penetapan resmi KPU.

Suara nasional PSI pada dua pemilu

Garis putus putus adalah ambang batas parlemen 4 persen yang berlaku pada kedua pemilu itu.

Ambang batas 4% 1,89% Pemilu 2019 2,81% Pemilu 2024 0%

Sumber: penetapan hasil Pemilu 2019 oleh KPU dan Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024.

Rincian hasil dua pemilu

Angka suara dan persentase untuk pemilihan anggota DPR RI.

PemiluNomor urutSuara sahPersen nasionalKursi DPRLolos ambang batas
2019112.650.3611,89 persen0Tidak
2024154.260.1692,81 persen0Tidak

Sumber: KPU. Persentase 2024 secara presisi tercatat 2,806 persen dari 151.796.630 suara sah nasional.

Kenapa 2,81 persen tetap berarti nol kursi

Pada kedua pemilu itu berlaku ambang batas parlemen, yaitu batas minimal suara nasional yang harus diraih agar suara sebuah partai bisa dihitung menjadi kursi DPR. Besarnya 4 persen. Cara paling mudah membayangkannya adalah tinggi badan minimum untuk naik wahana di taman hiburan. Kurang satu sentimeter tetap tidak boleh naik, tidak peduli berapa tiket yang sudah dibeli.

Aturan itu hanya berlaku untuk kursi DPR RI, tidak untuk DPRD provinsi maupun kabupaten dan kota. Karena itulah PSI punya puluhan wakil di daerah tetapi tidak satu pun di Senayan, meski lebih dari empat juta orang memilihnya.

PSI bukan satu satunya partai yang berhenti di titik ini. Untuk membandingkannya dengan partai lain yang juga gagal masuk DPR pada 2024, Anda bisa membaca bedah sepuluh partai gagal parlemen 2024. Aturan yang akan dipakai pada pemilu berikutnya dibahas terpisah di halaman Pileg 2029.

Dua versi nomor surat keputusan hasil Pemilu 2019

Sumber yang kami periksa menyebut dua nomor berbeda untuk penetapan hasil Pemilu 2019. Head Politika menampilkan keduanya dan tidak memilih salah satu secara diam diam.

Versi pertama

Keputusan Nomor 987/PL.01.8-Kpt/06/KPU/VIII/2019, dikaitkan dengan penetapan hasil pada 31 Agustus 2019.

Versi kedua

Keputusan Nomor 135/PL/KPU/V/2019, juga disebut sebagai dasar penetapan hasil pemilihan legislatif.

Dugaan penyebabnya adalah kedua nomor merujuk tahap yang berbeda, yaitu penetapan perolehan suara dan penetapan kursi serta calon terpilih. Kedudukan sumber keduanya setara karena sama sama merujuk dokumen KPU, sehingga kami belum bisa menyatakan satu nomor lebih sahih. Angka suaranya sendiri konsisten di seluruh sumber, yaitu 2.650.361 suara atau 1,89 persen.

Di mana PSI sebenarnya kuat

Karena tidak punya kursi DPR, kekuatan PSI paling jelas terbaca dari kursi DPRD. Sebarannya tidak merata. Partai ini menumpuk di beberapa kota besar dan satu provinsi di timur Indonesia, sementara di banyak daerah lain nyaris tidak terdengar.

Kursi DPRD PSI pada Pemilu 2024 di daerah terkuatnya

Gabungan DPRD provinsi dan DPRD kota, diurutkan dari jumlah kursi terbanyak.

DPRD DKI Jakarta 8 kursi DPRD Nusa Tenggara Timur 6 kursi DPRD Kota Surakarta 5 kursi DPRD Kota Surabaya 5 kursi DPRD Papua Pegunungan 2 kursi

Sumber: rekapitulasi KPU di masing masing daerah. PSI juga memperoleh 1 kursi di DPRD Jawa Timur dan 1 kursi di DPRD Papua Barat Daya.

DKI Jakarta

8

kursi dari 106 kursi DPRD

Meraih 465.936 suara atau 7,68 persen dan menempati peringkat ketujuh, di atas PAN, Demokrat, dan PPP. Calon dengan suara terbanyak adalah William Aditya Sarana dengan 39.720 suara.

Kota Surakarta

5

kursi dari 45 kursi DPRD

Meraih 39.582 suara atau 11,22 persen dan menempati peringkat ketiga. Pada Pemilu 2019, PSI hanya mendapat 1 kursi di kota ini.

Nusa Tenggara Timur

6

kursi dari 65 kursi DPRD

Meraih 167.667 suara atau 5,99 persen. Pada Pemilu 2019, PSI hanya mendapat 1 kursi di provinsi ini.

Dua versi suara PSI di DPRD DKI Jakarta

Angka suara PSI untuk DPRD DKI Jakarta beredar dalam dua versi yang selisihnya cukup besar.

Versi penetapan KPU DKI

465.936 suara atau 7,68 persen. Ini angka yang dipakai di halaman ini.

Versi sebagian media

Sekitar 556.858 suara atau 9,25 persen.

Dugaan penyebabnya adalah perbedaan dasar penjumlahan, yaitu suara partai saja dibandingkan suara partai ditambah suara seluruh calonnya. Kedudukan sumber penetapan KPU lebih tinggi daripada kutipan media, sehingga angka 465.936 yang kami tampilkan sebagai acuan utama.

Berapa sebenarnya total kursi DPRD PSI

Pertanyaan ini juga punya dua jawaban yang beredar, dan keduanya perlu ditampilkan. Satu berasal dari partai, satu lagi dari penjumlahan hasil rekapitulasi per daerah. Head Politika tidak menggabungkan keduanya menjadi satu angka.

Dua versi jumlah kursi DPRD

Selisih keduanya kecil, tetapi asal usulnya berbeda dan itu penting diketahui pembaca.

Klaim partai

Kaesang Pangarep menyatakan pada 19 April 2024 bahwa jumlah anggota DPRD provinsi dan kabupaten kota dari PSI naik dari 72 orang pada 2019 menjadi 180 orang pada 2024. Ini pernyataan pengurus partai, berstatus sumber berpihak.

Penjumlahan rekapitulasi

Penjumlahan hasil rekapitulasi KPU per daerah menghasilkan 33 kursi DPRD provinsi dari total 2.372 kursi, dan 149 kursi DPRD kabupaten kota dari total 17.510 kursi.

Tidak ada satu dokumen KPU yang memuat angka agregat nasional ini dalam satu tempat, sehingga penjumlahan harus dilakukan per daerah. Kedudukan data rekapitulasi lebih tinggi daripada pernyataan pengurus, tetapi karena angka agregat resminya tidak tersedia, kami menampilkan keduanya beserta asal usulnya.

Kepala daerah yang terkait PSI

Pada Pilkada 2024, PSI ikut mengusung sejumlah pasangan calon bersama partai lain dalam satu koalisi, yaitu gabungan partai yang bersepakat mengusung calon sama karena satu partai sering tidak cukup memenuhi syarat kursi. Di antaranya Dedi Mulyadi dan Erwan di Jawa Barat, Andra Soni dan Dimyati di Banten, serta Yulius Selvanus dan Victor Mailangkay di Sulawesi Utara yang memenangi pemilihan. Adapun kader PSI yang menang sebagai calon utama adalah Christian Widodo pada Pemilihan Wali Kota Kupang 2024 dengan 36,39 persen suara.

Siapa yang memimpin sekarang

Susunan pengurus pusat PSI periode 2025 sampai 2030 dilantik pada 26 September 2025 di Djakarta Theater, Jakarta. Kursi teratas diisi Kaesang Pangarep, dan sejumlah posisi kunci diisi orang yang sebelumnya berkarier di partai lain. Berikut susunannya menurut pengumuman resmi partai.

Dewan Pembina

KetuaDitulis “Bapak J” dalam struktur
SekretarisGrace Natalie
AnggotaKaesang Pangarep, Raja Juli Antoni, Christian Widodo

Pimpinan tertinggi

Ketua UmumKaesang Pangarep
Ketua HarianAhmad H.M. Ali
Sekretaris JenderalRaja Juli Antoni

Wakil ketua umum dan bendahara

Bendahara UmumFenty Noverita Indrawaty
Wakil Ketua UmumIsyana Bagoes Oka, Ronald Aristone Sinaga, Andy Budiman
Wakil Ketua UmumEndang Tirtana, Aan Rochayanto

Bidang dan organ pendukung

Ketua Bidang PolitikBestari Barus
Juru Bicara dan Komunikasi PublikDedek Prayudi, Faldo Maldini
Mahkamah Partai dan Dewan PakarNasrullah, Sunny Tanuwidjaja

Sumber: pengumuman resmi DPP PSI, dikutip media nasional. Susunan ini berstatus keterangan partai.

Cara ketua umum dipilih

Sejak 2025, PSI memilih ketua umum lewat pemungutan suara elektronik yang diikuti seluruh kader terdaftar, dan menyebutnya Pemilu Raya. Pemungutan berlangsung 12 sampai 18 Juli 2025, dengan 157.579 kader memberikan suara dari 187.306 pemilih terdaftar menurut catatan partai. Hasilnya diumumkan di Kongres Solo pada 19 Juli 2025.

Setelah terpilih, ketua umum menyusun personalia pengurus pusat dibantu tim formatur. Cara ini berbeda dengan 2023, ketika Kaesang ditetapkan dua hari setelah bergabung. Pasal anggaran dasar yang mengaturnya belum bisa kami kutip apa adanya karena dokumen versi terbaru belum beredar untuk umum.

Peran Joko Widodo

Nama Joko Widodo tidak tercantum terang di struktur, melainkan ditulis sebagai “Bapak J” pada kursi Ketua Dewan Pembina, dengan pengukuhan dijadwalkan 17 Juni 2026. Bentuk perannya yang bisa diamati publik adalah kehadiran di acara partai dan kunjungan ke daerah. Dalam rapat kerja nasional di Makassar pada Januari 2026, ia menyatakan akan berjuang mati matian untuk PSI. Apakah kehadirannya berpengaruh pada angka dukungan adalah hal berbeda, dan itu dibahas di bagian survei halaman ini.

Klaim partai PSI menyatakan memiliki kepengurusan di 38 provinsi. Pada April 2026, partai juga menyatakan struktur tingkat kecamatan sudah mencapai sekitar 74 persen atau 5.372 unit. Kedua angka ini berasal dari keterangan partai dan belum kami temukan pembandingnya dari dokumen KPU, sehingga statusnya klaim, bukan data yang sudah diverifikasi lembaga penyelenggara pemilu.

Yang belum tersedia di bagian ini. Jumlah kepengurusan tingkat kabupaten dan kota yang terkini tidak tersedia dari satu sumber resmi, sehingga tidak bisa kami cantumkan sebagai angka.

Gelombang kader baru sejak 2025

Hal yang paling banyak diberitakan tentang PSI dua tahun terakhir bukan programnya, melainkan siapa saja yang pindah ke partai ini. Sejak Januari 2025 sampai 11 September 2026, kami mencatat empat belas tokoh yang diumumkan bergabung. Asal terbanyak berasal dari satu partai yang sama.

Dari mana mereka berasal

Jumlah tokoh yang diumumkan bergabung ke PSI sejak Januari 2025, dikelompokkan menurut partai asal.

Partai NasDemTermasuk Ketua Harian dan Ketua Bidang Politik PSI saat ini 7
PKSSatu mantan anggota DPRD dan satu tokoh publik 2
PDI PerjuanganSatu mantan bupati 1
Partai DemokratSatu mantan anggota DPRD provinsi 1
PPPSatu ketua pengurus wilayah 1
Tanpa latar partaiSatu aktivis mahasiswa dan satu tokoh agama 2
Lambang gajah Partai Solidaritas Indonesia Total 14 tokoh bergabung ke PSI, Januari 2025 sampai 11 September 2026

Sumber: pengumuman partai dan pemberitaan media nasional. Sebagian pengumuman disampaikan langsung oleh pengurus PSI, sehingga berstatus sumber berpihak.

Daftar tokoh yang bergabung

Disusun menurut tanggal bergabung, dari yang paling awal.

NamaLatar belakang dan jabatan sebelumnyaAsal partaiTanggal bergabungJabatan di PSIDiumumkan olehStatus sumber
Ahmad H.M. AliPolitikus senior, Wakil Ketua Umum NasDemNasDem25 September 2025Ketua Harian DPPPengurus PSIMedia dan keterangan resmi
Bestari BarusPolitikus, kader NasDemNasDem25 September 2025Ketua Bidang PolitikPengurus PSIMedia dan keterangan resmi
Rusdi Masse MappasessuWakil Ketua Komisi III DPR RI, eks Ketua DPW NasDem Sulawesi SelatanNasDem29 Januari 2026PengurusKaesang Pangarep di rapat kerja nasionalMedia
HendrajoniBupati Pesisir Selatan dua periode, Ketua DPW NasDem Sumatera BaratNasDem31 Januari 2026KaderKaesang PangarepMedia
Lutfi HalideMantan Wakil Bupati SoppengNasDem31 Januari 2026KaderKaesang PangarepMedia
Resky Mulfiati LutfiMantan anggota DPRD Sulawesi Selatan 2019 sampai 2024NasDem31 Januari 2026KaderKaesang PangarepMedia
Vera FirdausMantan anggota DPRD Sulawesi Selatan dan PinrangPKS31 Januari 2026KaderKaesang PangarepMedia
Ikrar KamaruddinMantan anggota DPRD Sulawesi Selatan 2014 sampai 2019Demokrat31 Januari 2026KaderKaesang PangarepMedia
Muhammad AsrulKetua Umum LMND 2022 sampai 2025, aktivis mahasiswaTanpa latar partai31 Januari 2026KaderKaesang PangarepMedia
Al Habib Syarif HusainTokoh agama asal Sulawesi SelatanTanpa latar partai31 Januari 2026KaderKaesang PangarepMedia
Nina AgustinaMantan Bupati IndramayuPDI PerjuanganFebruari 2026, disambut 27 FebruariPengurus Jawa BaratAhmad H.M. AliMedia
SupriyantoKetua DPW PPP LampungPPPJuni 2026Kader LampungPengurus PSI LampungMedia daerah
Agung Ilmu MangkunegaraMantan Bupati Lampung UtaraNasDemJuni 2026Kader LampungPengurus PSI LampungMedia daerah
NarjiKomedian dan tokoh publikPKS5 Juli 2026Kader, pengurus wilayah BantenBestari BarusMedia

Daftar ini disusun agar mudah ditambah. Setiap pengumuman baru akan masuk sebagai satu baris dengan kolom yang sama.

Bagaimana tanggapan partai asal

Tanggapan partai yang ditinggalkan tidak seragam. Dari sisi PSI, Bestari Barus menyatakan pada 15 April 2026 bahwa “masih ada 15 sampai 20 lagi yang mau pindah” ke partainya. Pernyataan itu berasal dari pengurus PSI, sehingga berstatus klaim pihak yang berkepentingan dan belum bisa diperiksa kebenarannya.

Dari sisi PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat menyatakan partainya sudah tahu rencana perpindahan itu dan tetap solid, sementara Nina Agustina yang pindah menyatakan mendapat restu Joko Widodo. Sebagian partai asal lain tidak memberi tanggapan terbuka atau menyebutnya hal biasa dalam politik.

Siapa yang disasar dan apa alasannya

Pola yang terlihat dari daftar di atas cukup jelas, yaitu mantan kepala daerah, mantan anggota DPRD, pengurus wilayah partai lain, ditambah tokoh agama, aktivis, dan tokoh publik. Sebagian besar berasal dari Sulawesi Selatan dan Lampung. Alasan yang dinyatakan pengurus PSI adalah menambah kekuatan menjelang 2029 dan memperkuat struktur untuk kebutuhan verifikasi.

Yang keluar juga perlu dicatat

Daftar di atas hanya memuat arus masuk, dan itu bisa membuat gambarannya terbaca sepihak. Untuk periode Januari 2025 sampai September 2026, kami tidak menemukan data menonjol tentang tokoh yang keluar dari PSI. Namun pada periode sebelumnya arus sebaliknya pernah terjadi.

Pada 2022, Michael Victor Sianipar meninggalkan PSI dengan menyatakan partai itu sudah jauh berubah. Pada 2023, sejumlah eks kader PSI berpindah ke PAN, di antaranya Anggara Wicitra Sastroamidjojo. Dua peristiwa itu menunjukkan perpindahan kader bukan hal yang hanya terjadi satu arah.

Sikap politiknya hari ini

PSI berada di dalam koalisi pendukung pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, meski tidak punya kursi di DPR. Satu kadernya duduk di kabinet, yaitu Raja Juli Antoni sebagai Menteri Kehutanan, yang sekaligus menjabat Sekretaris Jenderal partai. Sebelumnya ia menjabat Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang pada 2022 sampai 2024.

Posisi PSI terhadap pemerintahan dinyatakan berulang kali oleh pengurusnya. Pada 26 Agustus 2026, Wakil Ketua Umum Andy Budiman menyatakan, “Kami mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran sampai akhir. Kalau ada pihak-pihak yang ingin menjatuhkan pemerintahan di tengah jalan, akan kami hadang dan lawan.” Pernyataan itu berasal dari pengurus partai dan dicatat sebagai sikap resmi yang mereka nyatakan.

Isu yang disuarakan partai

  • Antikorupsi dalam pencalonanPSI menyatakan tidak akan mencalonkan mantan terpidana korupsi sebagai calon anggota legislatif, sikap yang ditegaskan sejak 2019.
  • Menolak poligami bagi pejabat negaraSikap ini dinyatakan pada 2018 dan menjadi salah satu penanda awal partai.
  • Menolak peraturan daerah berbasis agamaPada 2018, PSI menyatakan menolak peraturan daerah berbasis agama, baik yang bercorak syariah maupun Injil.
  • Mengkritik rancangan KUHPPada 2019 dan 2022, PSI menyuarakan keberatan terhadap sejumlah pasal rancangan KUHP yang dinilainya berpotensi diskriminatif.
  • Mendukung agenda ekonomi pemerintahPada 16 dan 17 Agustus 2026, juru bicara Dedek Prayudi menyampaikan apresiasi atas pidato ekonomi Presiden Prabowo di Sidang Tahunan MPR.

Polemik terbuka dengan Projo

Pada Agustus 2026, PSI berselisih terbuka dengan organisasi Projo. Pemicunya adalah pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengenai kemungkinan percepatan peristiwa politik di tengah masa jabatan pemerintahan. PSI lewat Andy Budiman menyebut pernyataan itu sebagai upaya adu domba yang jahat, sementara Projo menyatakan Joko Widodo bukan milik satu kelompok tertentu.

“Kami mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran sampai akhir. Kalau ada pihak-pihak yang ingin menjatuhkan pemerintahan di tengah jalan, akan kami hadang dan lawan.”

Andy BudimanWakil Ketua Umum PSI, 26 Agustus 2026. Sumber berpihak karena berasal dari pengurus partai yang dibahas.

Program di luar musim pemilu

Menurut keterangan partai, PSI menjalankan kegiatan rutin di luar masa kampanye. Yang paling sering disebut adalah program nasi kotak RiceBoxPSI sejak April 2021, dengan klaim 350 ribu kotak dan donasi Rp3,9 miliar sampai Februari 2022, ditambah pembagian alat pelindung diri saat pandemi dan sunatan massal di Banten pada Juli 2026. Seluruh angka itu berasal dari partai dan belum kami temukan pembandingnya.

Dua catatan yang sudah selesai statusnya

Dua peristiwa yang sering dicari orang sudah punya penyelesaian. Pertama, sorotan penggunaan jet pribadi oleh Kaesang Pangarep pada Agustus 2024. Pada 1 November 2024, KPK menyatakan hal itu bukan gratifikasi, dengan alasan Kaesang bukan penyelenggara negara dan sudah terpisah secara ekonomi dari orang tuanya.

Kedua, lonjakan angka PSI di sistem Sirekap pada awal Maret 2024. Sejumlah pengamat menyebutnya tidak lazim, PSI membantah adanya kecurangan, dan hasil akhir resmi KPU tetap 2,81 persen. PSI tidak menggugat ke Mahkamah Konstitusi, sehingga perkara berhenti di titik itu.

Kata survei, dan kenapa angkanya beda jauh

Sepanjang 2026, empat lembaga merilis angka elektabilitas PSI yang selisihnya hampir tujuh kali lipat. Elektabilitas di sini berarti persentase responden yang menyatakan akan memilih partai tersebut bila pemilu digelar saat survei dilakukan, bukan ramalan hasil pemilu. Head Politika menampilkan seluruh angkanya tanpa merata ratakan, karena metode dan bentuk pertanyaan tiap lembaga tidak sama.

Rentang angka elektabilitas PSI pada 2026

Empat rilis, dari yang terendah sampai tertinggi. Garis putus putus adalah hasil resmi Pemilu 2024 sebagai pembanding.

Hasil resmi 2024: 2,81% SMRC, Juli 2026 4,1% Parameter Politik, Agustus 2026 2,6% IPO, Agustus 2026 1,9% Indostrategic, Agustus 2026 0,6% 0% 1% 2% 3% 4% 5%

Sumber: rilis masing masing lembaga survei. Angka tidak dirata ratakan karena berasal dari metode dan bentuk pertanyaan yang berbeda.

Keterangan lengkap tiap rilis survei

Kolom yang kosong berarti lembaga tidak mencantumkannya di rilis yang kami periksa.

LembagaPeriode pengambilan dataTanggal rilisJumlah sampelMargin of errorMetodeAngka PSI
SMRC5 sampai 19 Juli 202630 Juli 2026749 respondenKurang lebih 3,7 persenGabungan wawancara telepon dan tatap muka4,1 persen
IPO27 Juli sampai 3 Agustus 20269 Agustus 20261.200 respondenKurang lebih 2,9 persenPengambilan sampel acak bertingkat1,9 persen
Parameter Politik Indonesia20 Juli sampai 3 Agustus 2026Awal September 2026Tidak dicantumkanTidak dicantumkanTidak dicantumkan2,6 persen
IndostrategicAgustus 2026Sekitar 24 Agustus 2026Tidak dicantumkanTidak dicantumkanTidak dicantumkan0,6 persen

Dua rilis terakhir berketerangan tidak lengkap, sehingga pembaca perlu lebih berhati hati membacanya. Head Politika tetap menampilkannya agar rentangnya utuh.

Kenapa selisihnya bisa sebesar itu

Ada tiga sebabnya. Pertama, jumlah dan cara memilih responden. SMRC memakai 749 responden, IPO memakai 1.200 responden, dan cara menghubunginya pun berbeda.

Kedua, margin of error atau batas kesalahan, yaitu ukuran seberapa jauh hasil survei mungkin meleset dari keadaan sebenarnya. Bayangkan mencicipi satu sendok sup untuk menilai seluruh panci. Rasanya biasanya mewakili, tetapi bisa sedikit meleset.

Ketiga, bentuk pertanyaan. Ada survei yang menyodorkan daftar nama partai, ada yang membiarkan responden menyebut sendiri. Angka dari dua bentuk pertanyaan berbeda tidak bisa disetarakan, dan karena itu kami tidak menjumlahkan lalu membaginya menjadi satu angka rata rata.

Efek Jokowi, dua temuan yang berlawanan

Pertanyaan yang paling sering diajukan tentang PSI hari ini adalah seberapa besar pengaruh kehadiran Joko Widodo. Dua lembaga memberi jawaban yang berlawanan, dan keduanya perlu dibaca berdampingan.

“Itu kan salah satu angka tertinggi yang pernah diperoleh PSI selama berdiri.”

Djayadi HananDirektur Eksekutif SMRC, dikutip Kompas, 4 Agustus 2026, menanggapi temuan 4,1 persen.

“Partai Solidaritas Indonesia tidak mengalami perubahan di satu setengah tahun ini. Masih tetap di 1,9 persen, meskipun Joko Widodo melakukan roadshow ke sejumlah daerah.”

Dedi Kurnia SyahDirektur Eksekutif IPO, dikutip RMOL, 9 Agustus 2026.

Angka efek Jokowi juga beredar dalam dua versi

Selain dua temuan di atas, ada angka lain yang sering dikutip tentang seberapa besar tambahan suara yang bisa datang dari keterlibatan Joko Widodo.

Versi pertama

Tambahan sekitar 9 sampai 10 persen, dikaitkan dengan eksperimen survei yang dijelaskan Djayadi Hanan.

Versi kedua

Disebut sebagian sumber sebagai tambahan hingga 10 persen, tanpa rentang bawah.

Yang paling penting dicatat, angka ini berasal dari eksperimen di dalam survei, yaitu responden ditanya dengan dan tanpa penyebutan keterlibatan Joko Widodo, lalu selisihnya diukur. Itu bukan hasil pemilu dan bukan jaminan tambahan suara di kotak suara. Kedudukan kedua versi setara karena merujuk penjelasan yang sama, sehingga kami menampilkan keduanya.

Satu temuan tambahan dari SMRC bisa melengkapi gambaran. Di antara responden yang menyatakan memilih Gibran Rakabuming Raka, sebanyak 16,0 persen menyatakan memilih PSI. Angka elektabilitas PSI di tingkat provinsi tidak tersedia secara lengkap dari rilis mana pun yang kami periksa, sehingga kekuatan di wilayah yang diklaim sebagai basis belum bisa diuji dengan data survei.

Syarat dan aturan menuju 2029

Sebelum bicara peluang, ada urusan yang lebih mendasar, yaitu apakah PSI akan menjadi peserta Pemilu 2029. Karena tidak lolos ambang batas pada 2024, partai ini tidak otomatis menjadi peserta dan harus melewati pemeriksaan ulang oleh KPU. Berikut urutan yang harus dilewati menurut Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017.

  • Berstatus badan hukumPSI sudah memenuhinya sejak 7 Oktober 2016.Sudah terpenuhi
  • Punya kepengurusan di seluruh provinsi, 75 persen kabupaten kota, dan 50 persen kecamatanPSI menyatakan punya pengurus di 38 provinsi dan struktur kecamatan sekitar 74 persen per April 2026. Keduanya masih berupa keterangan partai.Menunggu pemeriksaan KPU
  • Memenuhi keterwakilan perempuan 30 persen di kepengurusan pusatStatus pemenuhannya belum bisa kami sajikan karena belum ada keterangan resmi yang memuat rinciannya.Belum ada keterangan
  • Punya anggota paling sedikit seperseribu jumlah penduduk di tiap kepengurusan, serta kantor tetapAngka terkini tidak tersedia dari sumber resmi.Belum ada keterangan
  • Lolos verifikasi administrasi dan verifikasi faktual KPUVerifikasi faktual berarti petugas KPU mendatangi langsung dan mencocokkan data di lapangan, bukan sekadar memeriksa berkas. Pengurus PSI menyatakan sedang menjalani proses ini.Sedang berjalan

Sumber: Pasal 173 ayat 2 Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, serta keterangan pengurus PSI pada 19 November 2025 dan 7 September 2026.

Ambang batas 2029 belum ada angkanya

Inilah bagian yang membuat pertanyaan lolos atau tidak belum bisa dijawab siapa pun hari ini. Pada 29 Februari 2024, Mahkamah Konstitusi lewat Putusan Nomor 116/PUU-XXI/2023 menyatakan ambang batas 4 persen tidak lagi berlaku mulai Pemilu 2029. Putusan itu memerintahkan pembentuk undang undang menetapkan angka baru lewat revisi Undang Undang Pemilu.

Sampai 11 September 2026, angka penggantinya belum ditetapkan. Artinya batas yang harus dilampaui PSI pada 2029 belum diketahui, apakah lebih rendah, sama, atau dihapus sama sekali. KPU menyatakan tahapan Pemilu 2029 akan dimulai pada 2027, dengan verifikasi partai sebagai tahapan awal.

Target yang dinyatakan partai Kaesang Pangarep menyatakan pada 21 Juni 2025, “PSI di 2029, Insya Allah kita masuk Senayan,” dan pada 16 November 2025, “yang penting lolos Senayan kami sudah bersyukur sekali.” Ketua Harian Ahmad H.M. Ali pada 24 Januari 2026 menyebut target maksimalnya 50 sampai 60 kursi DPR. Seluruhnya adalah target yang dinyatakan pengurus partai, bukan proyeksi berbasis data, dan Head Politika tidak menilai kemungkinan tercapainya.

Apa yang belum bisa dipastikan

Halaman ini punya batas, dan batas itu sebaiknya diketahui pembaca sejak awal. Ada tujuh hal yang tidak kami temukan dari sumber yang bisa diverifikasi, dan tiga angka yang beredar dalam dua versi.

Tujuh hal yang tidak tersedia. Pertama, nomor surat keputusan badan hukum dari Kementerian Hukum tahun 2016. Kedua, kutipan asas, visi, dan misi apa adanya dari anggaran dasar terbaru. Ketiga, angka agregat resmi kursi DPRD PSI dalam satu dokumen KPU. Keempat, jumlah kepengurusan kabupaten dan kota yang terkini. Kelima, angka elektabilitas PSI di tingkat provinsi. Keenam, keterangan lengkap sampel dan metode untuk rilis Parameter Politik Indonesia dan Indostrategic. Ketujuh, angka ambang batas parlemen untuk Pemilu 2029, karena memang belum ditetapkan.

Tiga angka yang beredar dalam dua versi sudah dibahas di tempatnya masing masing, yaitu nomor surat keputusan hasil Pemilu 2019 pada bagian hasil pemilu, jumlah suara dan kursi DPRD pada bagian daerah terkuat, serta besaran efek Joko Widodo pada bagian survei. Di ketiga tempat itu kami menampilkan kedua versi beserta dugaan sebabnya, dan menyebutkan sumber mana yang kedudukannya lebih tinggi bila memang berbeda.

Halaman ini juga tidak menyimpulkan apakah PSI akan lolos atau gagal pada 2029, dan tidak menilai partai ini baik atau buruk. Aturan mainnya belum ditetapkan, verifikasinya belum tuntas, dan angka surveinya masih saling bertentangan.

Apa yang perlu diamati berikutnya

Lima hal di bawah ini bisa Anda periksa sendiri saat waktunya tiba. Ketika salah satunya terjadi, sebagian isi halaman ini akan berubah dan kami perbarui.

  • 17 Jun 2026Pengukuhan Joko Widodo sebagai Ketua Dewan Pembina. Periksa apakah namanya sudah tercantum terang di struktur, menggantikan sebutan “Bapak J”.
  • Mulai 2027Tahapan Pemilu 2029 dimulai menurut keterangan KPU, dengan verifikasi partai sebagai tahap awal. Hasil verifikasi faktual PSI akan menentukan statusnya sebagai peserta.
  • Belum bertanggalPenetapan angka ambang batas parlemen baru lewat revisi Undang Undang Pemilu. Ini penanda paling menentukan bagi seluruh partai nonparlemen.
  • 2030Berakhirnya masa kepengurusan Kaesang Pangarep. Pergantian ketua umum akan mengubah bagian kepengurusan di halaman ini.
  • BerkalaRilis survei elektabilitas partai yang baru. Setiap rilis akan kami tambahkan sebagai satu baris di tabel survei, lengkap dengan keterangannya.

Pengumuman resmi partai biasanya keluar lewat situs psi.id dan akun media sosial resminya, sementara keputusan tahapan pemilu keluar dari KPU.

Tiga hal yang boleh dipegang

Pertama, rekam jejaknya sudah jelas dan bisa diperiksa. Dua kali ikut pemilu, 1,89 persen lalu 2,81 persen, nol kursi DPR pada keduanya, dengan kekuatan nyata di DPRD DKI Jakarta, Solo, Surabaya, dan Nusa Tenggara Timur. Ini bukan perkiraan, melainkan angka penetapan KPU.

Kedua, yang berubah paling cepat adalah komposisi orangnya. Sejak Januari 2025 sampai September 2026, empat belas tokoh diumumkan bergabung, tujuh di antaranya dari satu partai yang sama. Apakah perpindahan orang berubah menjadi perpindahan suara adalah pertanyaan yang baru bisa dijawab di kotak suara.

Ketiga, pertanyaan terbesarnya belum punya jawaban. Ambang batas parlemen untuk 2029 belum ditetapkan, verifikasi peserta pemilu belum tuntas, dan angka survei masih terentang dari 0,6 sampai 4,1 persen. Siapa pun yang hari ini menyatakan PSI pasti lolos atau pasti gagal sedang berbicara melampaui data yang tersedia.

Pertanyaan yang sering diajukan

Siapa ketua umum PSI sekarang?

Kaesang Pangarep, sejak 25 September 2023. Ia terpilih kembali untuk periode 2025 sampai 2030 lewat pemungutan suara elektronik seluruh kader, dengan 65,28 persen suara, dan diumumkan di Kongres Solo pada 19 Juli 2025.

Apa nomor urut PSI pada Pemilu 2024 dan 2019?

Nomor urut 15 pada Pemilu 2024 dan nomor urut 11 pada Pemilu 2019. PSI belum pernah ikut pemilu sebelum 2019 karena baru berbadan hukum pada Oktober 2016.

Apakah PSI lolos ke DPR?

Tidak, baik pada 2019 maupun 2024. Pada kedua pemilu itu PSI tidak mencapai ambang batas parlemen 4 persen, sehingga tidak memperoleh kursi DPR RI sama sekali.

Berapa suara PSI pada Pemilu 2024?

Sebanyak 4.260.169 suara atau 2,81 persen dari 151.796.630 suara sah nasional, menurut Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024 tertanggal 20 Maret 2024.

Kapan PSI didirikan?

Pada 16 November 2014, berdasarkan Akta Notaris Widyatmoko, S.H. Nomor 14 Tahun 2014. Status badan hukumnya keluar pada 7 Oktober 2016 setelah lolos verifikasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Apa lambang baru PSI dan apa maknanya?

Gajah, menggantikan lambang tangan menggenggam bunga mawar sejak Kongres Solo pada 19 Juli 2025. Menurut keterangan resmi partai, warna hitam pada tubuh dan kaki melambangkan kesetiaan dan solidaritas, sedangkan warna merah pada kepala dan belalai melambangkan semangat, keberanian, dan optimisme.

Apakah Joko Widodo menjadi pengurus PSI?

Dalam struktur pengurus 2025 sampai 2030, kursi Ketua Dewan Pembina ditulis dengan sebutan “Bapak J”, dan pengukuhan resminya dijadwalkan pada 17 Juni 2026. Sebelum tanggal itu, perannya terlihat lewat kehadiran di acara partai dan kunjungan ke daerah.

Siapa pendiri PSI?

Grace Natalie yang menjadi ketua umum pertama, bersama Raja Juli Antoni, Isyana Bagoes Oka, Jeffrie Geovanie, dan sejumlah nama lain. Para pendirinya saat itu berusia di bawah 45 tahun dan menyatakan tidak berasal dari kepengurusan partai lama.

Siapa saja tokoh yang bergabung ke PSI dari partai lain?

Sejak Januari 2025 sampai 11 September 2026 tercatat empat belas tokoh, di antaranya Ahmad H.M. Ali dan Bestari Barus dari NasDem, Rusdi Masse Mappasessu dari NasDem, Nina Agustina dari PDI Perjuangan, dan Narji dari PKS. Daftar lengkapnya ada di tabel pada halaman ini.

Berapa elektabilitas PSI terbaru?

Angkanya berbeda beda menurut lembaga. Pada 2026 tercatat 4,1 persen versi SMRC, 2,6 persen versi Parameter Politik Indonesia, 1,9 persen versi IPO, dan 0,6 persen versi Indostrategic. Angka dari lembaga berbeda tidak bisa dirata ratakan karena metode dan bentuk pertanyaannya tidak sama.

Apa target PSI pada Pemilu 2029?

Menurut pernyataan pengurusnya, target minimalnya adalah lolos ke DPR. Kaesang Pangarep menyatakan pada 21 Juni 2025 bahwa PSI ingin masuk Senayan pada 2029, sementara Ketua Harian Ahmad H.M. Ali pada 24 Januari 2026 menyebut target maksimal 50 sampai 60 kursi.

Berapa kursi DPRD yang dimiliki PSI?

Ada dua versi. Penjumlahan rekapitulasi KPU per daerah menghasilkan 33 kursi DPRD provinsi dan 149 kursi DPRD kabupaten kota. Kaesang Pangarep menyatakan pada 19 April 2024 bahwa jumlahnya 180 orang, naik dari 72 orang pada 2019.

Siapa ketua umum PSI sebelum Kaesang?

Grace Natalie menjabat sejak pendirian pada 2014 sampai Agustus 2020, lalu Giring Ganesha menjabat sebagai pelaksana tugas dan kemudian ketua umum definitif pada November 2021 sampai September 2023.

Apakah PSI mendukung pemerintahan Prabowo?

Ya. PSI berada di dalam koalisi pendukung pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, meski tidak punya kursi DPR. Kadernya, Raja Juli Antoni, menjabat Menteri Kehutanan.

Bagaimana akhir kasus jet pribadi Kaesang?

Pada 1 November 2024, KPK menyatakan penggunaan jet pribadi itu bukan gratifikasi. Alasan yang disebut KPK adalah Kaesang bukan penyelenggara negara dan sudah terpisah secara ekonomi dari orang tuanya. Perkara berhenti di tahap tersebut.

Di daerah pemilihan mana Kaesang maju pada 2029?

Daerah pemilihan Jawa Tengah V, yang meliputi Solo, Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali. Ia menyatakan hal itu pada 25 Juli 2026.

Catatan metodologi dan transparansi

Bagaimana kami memperlakukan sumber berpihak

Situs resmi partai, akun media sosialnya, dan seluruh pernyataan pengurus kami tandai sebagai sumber berpihak. Keterangan dari sumber itu selalu ditulis dengan menyebut siapa yang mengatakannya, dan tidak pernah dipakai sebagai satu satunya dasar untuk klaim tentang kekuatan atau keberhasilan partai.

Bagaimana kami menangani angka yang berbeda

Bila dua sumber menyebut angka atau nomor dokumen yang berbeda, keduanya kami tampilkan beserta dugaan sebabnya. Bila salah satunya berkedudukan lebih tinggi, misalnya penetapan KPU dibanding kutipan media, hal itu kami sebutkan terang terangan, bukan dipilih diam diam.

Bagaimana kami membaca survei

Angka dari lembaga berbeda tidak pernah dirata ratakan, dan angka dari bentuk pertanyaan berbeda tidak disetarakan. Setiap rilis disertai periode data, tanggal rilis, jumlah sampel, margin of error, dan metode bila tersedia. Rilis yang keterangannya tidak lengkap tetap ditandai.

Batas halaman ini

Halaman ini tidak menilai PSI baik atau buruk dan tidak menyimpulkan apakah partai ini akan lolos pada 2029. Seluruh data diperiksa pada 11 September 2026. Bila Anda menemukan angka yang sudah berubah setelah tanggal itu, kemungkinan besar halaman ini belum sempat kami perbarui.

Daftar sumber

Bacaan lanjutan di Head Politika

Bagikan
Tentang Penulis

Ditulis oleh Tim Head Politika, konsultan politik Indonesia yang mendampingi kandidat eksekutif dan legislatif melalui riset data, strategi kampanye terukur, dan komunikasi yang efektif sejak 2014.

Konsultasi Gratis

Ingin Peta Politik Dapil Anda Dibaca dengan Data?

Diskusikan situasi Anda langsung dengan tim kami. Tanpa biaya, tanpa keterikatan, hanya pembicaraan jujur tentang peluang Anda.

Mulai Konsultasi Gratis
Daftar Isi