Tokoh
Sudaryono: Dari Anak Petani Grobogan sampai Kepala Badan Gizi Nasional

Sudaryono: Dari Anak Petani Grobogan sampai Kepala Badan Gizi Nasional
Ia mengurus salah satu program terbesar yang pernah dijalankan negara ini, memegang anggaran ratusan triliun rupiah, dan belum pernah sekali pun namanya dicoblos orang di bilik suara. Berikut rekam jejaknya, apa adanya.
Pita 43 sampai 64. Enam dari tujuh pilar dapat dinilai, satu pilar dinyatakan tidak berlaku karena ia belum pernah maju pemilihan, sehingga skor total boleh ditampilkan.
Rincian tiap pilar, cara menghitungnya, dan uji kepekaannya ada di bagian sepuluh halaman ini.
Pada 22 Juli 2026, seorang laki laki berusia 41 tahun berdiri di Istana Negara dan mengucapkan sumpah jabatan. Ia baru saja diserahi lembaga yang mengurus makan puluhan juta anak setiap hari, dengan pagu anggaran yang lebih besar daripada kebanyakan kementerian. Empat puluh satu tahun sebelumnya, orang tuanya di Grobogan bahkan tidak memiliki sawah sendiri dan harus menyewa lahan orang lain untuk bertanam.
Cerita seperti itu mudah dijual sebagai kisah inspiratif. Tetapi profil ini bukan kisah inspiratif. Head Politika menyusun halaman ini untuk satu tujuan, yaitu memeriksa berapa besar modal politik Sudaryono hari ini, dari mana modal itu ia peroleh, dan bagian mana yang belum pernah diuji.
Satu hal yang perlu Anda pegang sejak awal. Seluruh jabatan yang pernah ia duduki datang dari penunjukan, bukan dari pemilihan. Ia tidak pernah menjadi calon anggota legislatif, dan pencalonannya sebagai gubernur berhenti sebelum sampai ke kotak suara. Itu bukan kelemahan moral, dan bukan pula pujian. Itu fakta yang menentukan bentuk modal politiknya.
- 1Ia naik lewat penunjukan, bukan lewat pemilihan. Dari asisten pribadi Prabowo Subianto sekitar 2010 sampai 2014, lalu Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra pada 2020, Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah sejak 18 Oktober 2023, Wakil Menteri Pertanian sejak 18 Juli 2024, sampai Kepala Badan Gizi Nasional sejak 22 Juli 2026.
- 2Namanya baru sekali masuk survei, dan itu dua tahun lalu. Survey and Polling Indonesia yang dirilis 8 Juni 2024 menempatkannya di posisi teratas pertanyaan terbuka calon Gubernur Jawa Tengah dengan 18,7 persen, dari 1.070 responden. Setelah itu tidak ada lagi survei yang memuat namanya.
- 3Ia batal maju Pilgub Jawa Tengah 2024. Pada 18 Juli 2024, seusai dilantik menjadi wakil menteri, ia menyatakan Gerindra tidak mengusungnya dan ia berhenti berkampanye. Yang akhirnya diusung dan menang adalah Ahmad Luthfi bersama Taj Yasin Maimoen dengan 59,14 persen suara.
- 4Ia mewarisi lembaga yang sedang bermasalah, bukan membangunnya dari nol. Kepala pertama Badan Gizi Nasional dicopot pada 2 Juni 2026 dan sehari kemudian ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung. Penggantinya hanya bertahan sekitar satu setengah bulan lalu mundur karena alasan kesehatan.
- 5Tindakan pertamanya bisa diperiksa dengan angka. Pada 31 Juli 2026 ia mengumumkan pengembalian Rp311.246.295.184 ke kas negara dari 414 satuan pelayanan bermasalah, memberi tenggat sertifikat higiene sampai 10 Agustus 2026, dan menyerahkan temuannya ke Kejaksaan Agung.
- 6Persoalan terbesarnya belum selesai. Kasus keracunan Makan Bergizi Gratis masih terjadi setelah ia menjabat. Angka korban berbeda jauh antara catatan lembaga negara dan catatan pemantau masyarakat sipil, dan perbedaan itu kami tampilkan apa adanya di bagian delapan.
Seluruh angka pada halaman ini berasal dari dokumen resmi negara, situs lembaga, dan pemberitaan yang menyebut sumber primernya. Daftar lengkapnya, beserta penanda primer atau sekunder, ada di bagian sumber di akhir halaman.
Anak tunggal dari desa yang tidak punya sawah sendiri
Sudaryono lahir pada 23 Januari 1985 di Dukuh Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Ayahnya bernama Yahyo, ibunya bernama Suwarni. Keduanya petani, tetapi bukan petani pemilik lahan. Keluarga itu menyewa sawah orang lain untuk bertanam, dan seusai masa tanam ayahnya bekerja sebagai buruh bangunan agar dapur tetap mengepul.
Kalau Anda ingin membayangkan bedanya, begini. Petani pemilik lahan menanggung risiko cuaca dan harga. Petani penyewa menanggung keduanya, ditambah kewajiban membayar sewa yang tidak peduli panennya berhasil atau gagal. Itu lapis kerentanan yang berbeda.
Sebagai anak, Sudaryono kebagian pekerjaan yang lazim di desa yang sering kekurangan air. Ia mengambil air dari sumber desa saat kemarau, dan memanggul jerami untuk pakan sapi ternak keluarga. Ia anak tunggal, dan ini dikonfirmasi oleh empat sumber yang saling bebas, termasuk situs resminya sendiri.
Meski anak tunggal, Mas Dar diajari kedisiplinan sejak kecil. Dia tidak pernah dimanjakan.
Sumber: situs resmi sudaryono.id, bagian riwayat hidup. Ditandai sebagai keterangan pihaknya sendiri, bukan keterangan pihak ketiga.
Kenapa hubungan dengan Nanik penting. Nanik S. Deyang adalah orang yang ia gantikan di Badan Gizi Nasional pada 22 Juli 2026. Kalau keduanya benar kerabat sedarah, itu persoalan benturan kepentingan yang serius. Karena yang ada hanya kedekatan personal, yang tersisa adalah pertanyaan tentang pola penunjukan, bukan pertanyaan tentang nepotisme keluarga. Bedanya besar, dan pembaca berhak tahu bedanya.
Saya sama beliau sangat dekat sekali, sangat dekat. Beliau adalah budenya anak anak saya. Beliau adalah kakak saya.
Sudaryono, kepada wartawan di Kementerian Pertanian, 22 Juli 2026, sebagaimana dimuat CNN Indonesia. Nanik S. Deyang sebelumnya menyebut penggantinya sebagai adik saya.
Dari sekolah beasiswa sampai tiga gelar
Jalur pendidikan Sudaryono adalah bagian paling menentukan dalam ceritanya, karena di situlah anak petani penyewa lahan berpindah kelas. Semuanya lewat beasiswa, bukan lewat biaya keluarga.
Satu hal perlu diluruskan lebih dulu. Media sering mencampur gelar penuh dengan program singkat, sehingga daftar pendidikan seseorang terlihat lebih panjang daripada yang sebenarnya. Pada Sudaryono, kami hanya menemukan tiga jenjang gelar penuh. Tidak ada program eksekutif singkat yang ditulis seolah gelar akademik.
Lambang sekolah belum tersedia
SMP Negeri 2 Toroh
SMA Taruna Nusantara
National Defense Academy of Japan
Swiss German University
Sekolah Bisnis IPBYang tidak kami temukan. Judul karya akhir sarjana di Jepang dan judul disertasi doktornya di IPB. Keduanya kami cari dan tidak ketemu. Untuk artikel profil, judul disertasi berguna karena memperlihatkan minat kajian seseorang, jadi ketiadaannya kami catat, bukan kami tutupi.
Ada satu hal yang layak Anda perhatikan dari daftar di atas. Beasiswa ke akademi pertahanan Jepang bukan beasiswa biasa. Jumlah penerimanya sangat sedikit, seleksinya lewat jalur negara, dan lulusannya masuk ke lingkaran alumni yang kecil tetapi rapat. Jaringan itu muncul lagi nanti ketika kita membahas modal jaringannya di bagian sepuluh.
Lima tahun jadi asisten Prabowo, lalu masuk dunia usaha
Sepulang dari Jepang, Sudaryono tidak masuk ke pabrik atau ke perusahaan teknik, meski itu bidang kuliahnya. Ia masuk ke lingkaran Prabowo Subianto sebagai asisten pribadi. Menurut situs resminya, ia menjalani peran itu sekitar lima tahun, kira kira 2010 sampai 2014.
Peran asisten pribadi jarang dianggap penting dalam peta politik, padahal justru di situ seseorang belajar dua hal yang tidak diajarkan di kampus, yaitu siapa berbicara dengan siapa, dan bagaimana keputusan benar benar diambil. Lima tahun di posisi itu setara dengan magang panjang di ruang mesin politik.
Sejak 2018
Sejak 2020
Tahun tidak tersedia
Tahun tidak tersedia
Badan usaha milik negaraCatatan lambang. Tiga badan usaha, yaitu PT Nusantara Energy, PT Nusantara Telematics System, dan PT Sahabat Sejati Sejahtera Farma, belum memiliki logo di pustaka media Head Politika sehingga memakai penanda huruf. Lima lainnya memakai logo resmi.
Cara membaca daftar ini. Deretan jabatan korporasi bukan bukti kekayaan dan bukan pula bukti pelanggaran. Yang ia perlihatkan adalah bentuk modal politiknya, yaitu modal yang dibangun lewat jaringan usaha dan penunjukan, bukan lewat basis pemilih. Angka kekayaan yang sah hanya berasal dari laporan resmi, dan itu ada di bagian sembilan.
Sejak 2021
2025 sampai 2030
Tahun tidak tersedia
Tahun tidak tersedia
01 dari 04. Pelantikan pengurus pusat Tani Merdeka Indonesia pada 2025, organisasi tani yang ia pimpin sebagai ketua umum.

02 dari 04. Pengukuhan pengurus daerah. Jaringan seperti inilah yang membedakan organisasi yang benar benar berjalan dari organisasi yang hanya ada di atas kertas.

03 dari 04. Pelantikan kepengurusan tingkat kabupaten. Struktur berjenjang ini yang dihitung sebagai modal jaringan pada bagian sepuluh.

04 dari 04. Kegiatan lapangan bersama petani. Head Politika tidak menilai mutu program dari foto, dan menampilkannya semata sebagai bukti kegiatan yang terdokumentasi.
Kenapa ini masuk hitungan. Dalam rubrik penilaian Head Politika, organisasi kemasyarakatan berskala nasional diakui sebagai kendaraan politik, tetapi dengan pagu nilai yang lebih rendah daripada partai. Alasannya sederhana. Organisasi tani dan organisasi pedagang tidak dapat mencalonkan siapa pun dan tidak memegang kursi di parlemen. Rinciannya ada di bagian sepuluh, pilar modal partai.
Naik cepat di Gerindra, lalu pilkada yang batal ia ikuti
Kenaikan Sudaryono di Partai Gerindra berlangsung cepat. Pada 2020 ia menjadi Wakil Sekretaris Jenderal di pengurus pusat. Pada 18 Oktober 2023 ia dilantik menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerindra Jawa Tengah, menggantikan Abdul Wachid, lalu berkeliling melakukan konsolidasi ke pengurus cabang di 29 kabupaten dan 6 kota.
Jawa Tengah bukan provinsi sembarangan. Selama dua dasawarsa provinsi ini dikenal sebagai basis kuat PDI Perjuangan. Menjadi ketua partai lain di provinsi itu berarti memimpin pekerjaan yang sulit, dan hasil pekerjaannya bisa diukur dengan angka. Peta lengkap kekuatan partai di sana kami bahas terpisah di halaman peta politik Jawa Tengah.
Pada Pemilu 2024 ia menjadi Ketua Tim Kampanye Daerah Jawa Tengah untuk pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Di titik inilah namanya mulai disebut sebagai calon gubernur.
Partai GerindraKelas A, lima besar suara nasional
Sumber angkaHasil resmi Komisi Pemilihan UmumKenapa pita itu penting. Dengan margin of error sekitar 3 persen, angka 18,7 persen sebenarnya berarti kisaran 15,7 sampai 21,7 persen. Jarak Sudaryono terhadap Hendrar Prihadi memang di luar pita, sehingga keunggulannya nyata. Tetapi ini pertanyaan terbuka, yaitu responden menyebut nama tanpa diberi daftar, sehingga yang terukur adalah nama siapa yang paling mudah diingat, bukan siapa yang akhirnya dicoblos.
Ahmad LuthfiMenang11.390.19159,14 persen
Taj Yasin MaimoenMenangWakil gubernursatu paket suara
Andika PerkasaKalah7.870.08440,86 persen
Hendrar PrihadiKalahWakil gubernursatu paket suaraBacaannya sederhana. Nama yang unggul di survei Juni 2024 berhenti di jalan, dan nama yang menang bahkan tidak berada di tiga besar survei itu. Ini contoh nyata bahwa pengenalan nama pada pertanyaan terbuka bukan elektabilitas, dan bahwa pencalonan ditentukan koalisi, bukan hanya angka survei.
Angka 18,7 persen itu nyata, metodenya terbuka, dan pantas dihormati. Tetapi itu pengukuran pada pertanyaan terbuka di tingkat provinsi, bukan hasil pemilihan. Pertanyaan terbuka mengukur nama siapa yang paling mudah diingat orang, bukan siapa yang akhirnya dicoblos. Karena pencalonannya berhenti, kita tidak pernah tahu berapa suara yang benar benar bisa ia kumpulkan sendiri.
Untuk pencalonan gubernur, dengan pelantikan ini, saya nyatakan Partai Gerindra tidak mengusung saya dan saya tidak berkampanye untuk gubernur lagi.
Sudaryono, 18 Juli 2024, seusai dilantik menjadi Wakil Menteri Pertanian, sebagaimana dimuat Tempo. Ia menyebut mendapat arahan untuk tidak maju dan fokus membantu Menteri Pertanian.
Dua tahun sebagai Wakil Menteri Pertanian
Sudaryono dilantik menjadi Wakil Menteri Pertanian pada 18 Juli 2024 oleh Presiden Joko Widodo, mendampingi Menteri Andi Amran Sulaiman. Ia adalah wakil menteri ketujuh di kementerian itu, dan jabatannya berlanjut ketika pemerintahan berganti ke Kabinet Merah Putih. Masa jabatannya berakhir pada 22 Juli 2026, bukan karena diberhentikan, melainkan karena ditugaskan ke Badan Gizi Nasional.
Selain jabatan wakil menteri, ia juga menjadi Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog. Dua kursi itu membuatnya ikut menentukan bagaimana beras dibeli dari petani dan bagaimana cadangan pangan disimpan negara.
Sekarang bagian yang paling mudah menyesatkan pembaca, yaitu angka. Di bawah ini kami pisahkan tiga jenis angka yang sering dicampur dalam pemberitaan, sehingga Anda tahu mana yang sudah terjadi dan mana yang baru diucapkan.
Klaim pejabatPada 20 April 2025 ia menyebut serapan nasional sudah 1,3 juta ton dan menargetkan tembus 2 juta ton pada akhir April. Rilis Bulog menyebut serapan melampaui 2,5 juta ton sampai pertengahan Juni 2025, dengan stok beras nasional di atas 4 juta ton.
RealisasiAngka realisasi bersifat lintas tahun. Salah satu angka resmi yang tersedia adalah 80 ribu hektare kumulatif di Papua untuk 2025 sampai 2026, disampaikan Menteri Pertanian pada Juni 2026.
RealisasiIa mencatat serapan pupuk di Sumatera Selatan pada 2024 baru mencapai 79 persen. Menaikkan alokasi ternyata tidak otomatis menaikkan serapan, dan ini persoalan penyaluran, bukan persoalan jumlah.
Catatan kamiAngka angka ini kami sajikan sebagai klaim pejabat. Head Politika tidak menemukan pemeriksaan independen atas klaim tersebut, jadi kami tidak menyebutnya sebagai capaian terverifikasi.
Cara sederhana membedakannya. Sasaran adalah janji yang tertulis. Realisasi adalah angka yang sudah dilaporkan lembaga. Klaim pejabat adalah angka yang diucapkan dalam pidato atau wawancara, dan belum tentu keliru, tetapi belum diperiksa siapa pun. Ketiganya sering muncul dalam satu berita yang sama, dan itulah sebabnya pembaca mudah keliru.
Sorotan terbesar yang ia terima selama menjadi wakil menteri bukan soal program, melainkan soal kursi. Ia merangkap sebagai Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia, sementara Mahkamah Konstitusi lewat putusan nomor 128 tahun 2025 yang dibacakan pada 28 Agustus 2025 melarang wakil menteri merangkap jabatan komisaris atau direksi di badan usaha, dengan masa peralihan paling lama dua tahun.
Sikap Istana adalah menghormati putusan itu beserta masa peralihannya. Sementara Transparency International Indonesia mendesak percepatan, dan mencatat 30 wakil menteri masih rangkap jabatan komisaris badan usaha milik negara, dengan nama Sudaryono termasuk di dalamnya. Dua sisi ini kami uraikan lengkap, beserta keterangan Sekretariat Negara pada 2026, di bagian delapan.
Tiga kepala dalam dua tahun, dan apa yang terjadi di antaranya
Untuk menilai Sudaryono secara adil, Anda perlu tahu lebih dulu keadaan lembaga yang ia terima. Badan Gizi Nasional bukan lembaga yang ia bangun. Ia masuk ke lembaga yang sudah berjalan, sudah besar, dan sudah bermasalah.
Lembaga ini dibentuk lewat Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 yang berlaku sejak 15 Agustus 2024. Kedudukannya berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Sasaran layanannya peserta didik dari PAUD sampai sekolah menengah, termasuk pesantren, ditambah balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Badan Gizi NasionalDibentuk lewat Perpres 83 Tahun 2024
PresidenLembaga ini bertanggung jawab langsung kepada Presiden
DPR RIMitra pengawasan lewat rapat kerja Komisi IX
Kejaksaan AgungMenangani perkara dugaan korupsi di lembaga ini
Kepala kedua Badan Gizi NasionalKenapa ini wajib Anda baca sebelum menilai Sudaryono. Perkara korupsi di atas terjadi sebelum ia menjabat, dan sampai tanggal penilaian tidak ada satu pun tudingan hukum yang dialamatkan kepadanya dalam perkara itu. Menempelkan beban pendahulunya ke pundaknya adalah kekeliruan membaca yang paling mudah terjadi pada kasus seperti ini. Sebaliknya, keadaan lembaga yang berantakan itu adalah masalah yang kini menjadi tanggung jawabnya.
Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya.
Nanik S. Deyang, 22 Juli 2026. Ia menjabat sekitar satu setengah bulan, terhitung sejak pelantikan pada 8 Juni 2026.
Angka penting lainnya. Pada 2025 realisasi anggaran hanya Rp51,5 triliun atau 72,5 persen dari pagu, dengan penerima 56,13 juta orang. Pada 20 Januari 2026 tercatat 21.102 satuan pelayanan dan 59,86 juta penerima. Pada 21 Juli 2026, sehari sebelum Sudaryono dilantik, Sekretaris Utama Badan Gizi Nasional Lili Khamiliyah mengumumkan anggaran 2026 diefisiensi dari Rp268 triliun menjadi Rp229 triliun, dan Wakil Kepala Agustina Arumsari menyebut sasaran dipertajam menjadi 62,7 juta penerima. Angka sasaran ini masih bergerak.
Supaya terbayang besarnya. Pagu Rp232,5 triliun untuk 2027 kira kira setara dengan menyediakan satu porsi makanan seharga sepuluh ribu rupiah untuk 72 juta orang, setiap hari kerja sekolah, selama satu tahun penuh. Itulah skala pekerjaan yang ada di meja Sudaryono sekarang.
Tujuh pekan pertama di Badan Gizi Nasional
Antara 22 Juli dan 10 September 2026 ada rentang sekitar tujuh pekan. Itu waktu yang pendek untuk menilai kinerja seseorang, dan Head Politika tidak menilai kinerjanya di halaman ini. Yang bisa dilakukan adalah mencatat apa saja yang sudah ia putuskan, kapan, dalam bentuk dokumen apa, dan hasil apa yang sudah dilaporkan.
Nada awalnya ia pasang di hari pertama, yaitu transparansi dan pemindahan tata kelola dari kertas ke sistem digital.
Kalau orang itu misalnya bisik bisik, rapat rapat rahasia, empat mata, ya sudah lah, kita terang terangan saja.
Sudaryono, 22 Juli 2026, seusai dilantik di Istana Negara. Pada kesempatan yang sama ia menyatakan komitmen tanpa toleransi terhadap praktik korupsi.
Catatan bentuk dokumen. Sebagian besar keputusan di atas diumumkan lewat konferensi pers dan rapat kerja, bukan lewat peraturan kepala badan yang dapat kami unduh. Head Politika mencatat itu apa adanya, karena pengumuman lisan dan aturan tertulis punya kekuatan mengikat yang berbeda.
Cara membaca angka ini secara jujur. Rp311,2 miliar yang kembali ke kas negara adalah fakta yang dapat diperiksa, dan itu tindakan yang pantas dicatat. Tetapi angka itu juga berarti uang sebesar itu sebelumnya sudah mengalir ke rekening yang bermasalah. Jadi angka ini sekaligus prestasi penertiban dan bukti besarnya kebocoran yang terjadi sebelumnya. Keduanya benar pada waktu yang sama.
SLHS ini bukan soal baik atau cukup, ini antara nol atau satu. Kalau enggak, tutup permanen.
Sudaryono, 5 Agustus 2026, tentang kewajiban Sertifikat Laik Higiene Sanitasi bagi seluruh dapur penyedia Makan Bergizi Gratis.
Dua hal terakhir di bagian ini menyangkut posisinya sendiri, bukan programnya.
Pertama, soal benturan kepentingan. Sudaryono menyatakan bahwa dirinya dan keluarganya tidak memiliki satuan pelayanan atau dapur Makan Bergizi Gratis. Kami memuat itu sebagai keterangan pihaknya, karena tidak ada dokumen kepemilikan yang dapat kami periksa untuk menguatkan maupun membantahnya.
Kedua, soal rangkap jabatan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada 22 Juli 2026 menyatakan penunjukan Sudaryono bersifat definitif dan ia tidak merangkap jabatan, karena posisi wakil menteri ia lepas. Di sisi lain, catatan pemantau masih mencantumkan namanya sebagai komisaris utama di badan usaha milik negara. Dua keterangan ini tidak sepenuhnya bertemu, dan kami uraikan keduanya di bagian berikutnya tanpa memilih salah satu.
Empat persoalan yang belum selesai
Bagian ini panjang, dan memang harus panjang. Halaman profil yang hanya memuat prestasi tidak layak dibaca siapa pun. Empat persoalan di bawah ini kami susun dengan aturan yang sama, yaitu apa persoalannya, apa angkanya, siapa yang mengeluarkan angka itu, dan apa tanggapan pihaknya.
Satu hal kami tegaskan lebih dulu. Dari empat persoalan ini, dua di antaranya bukan tudingan hukum terhadap Sudaryono, melainkan keadaan yang ia terima atau yang justru ia bongkar sendiri. Kami tandai jelas mana yang mana.
Kenapa selisihnya sampai puluhan ribu. Ada tiga sebab yang masuk akal. Pertama, cakupan waktunya berbeda, karena angka lembaga negara yang kami temukan berhenti di Oktober 2025 sedangkan angka pemantau berlanjut sampai September 2026. Kedua, sumber laporannya berbeda, karena lembaga negara menghitung dari laporan resmi satuan pelayanan sedangkan pemantau menghitung dari pemantauan pemberitaan dan laporan warga. Ketiga, batas kasus yang dianggap keracunan bisa berbeda. Head Politika tidak menyatakan salah satunya berbohong. Yang kami nyatakan adalah keduanya tidak dapat disatukan menjadi satu angka, dan siapa pun yang menyebut satu angka tunggal sebaiknya ditanya angka siapa yang ia pakai.
Badan POMMengaitkan sebagian kejadian dengan kontaminasi bakteri
Kementerian KesehatanMenyoroti sanitasi dapur penyedia
Komnas HAMMerekomendasikan evaluasi menyeluruh
JPPIPemantau masyarakat sipil, penghimpun angka korban terbesarTerkait masalah keracunan, saya kira sebagian besar, lebih dari 80 persen, itu adalah pelanggaran SOP. Yang paling banyak adalah SOP konsumsi waktu.
Sudaryono, rapat kerja Komisi IX DPR, 3 September 2026. Satu media mencatat rentang yang ia sebut sebagai 80 sampai 90 persen. Yang ia maksud dengan SOP konsumsi waktu adalah jarak antara makanan selesai dimasak dan makanan dimakan.
Kejaksaan Agung, bukan tudingan terhadapnyaHati hati dengan angka iniAngka kerugian sekitar Rp10,5 triliun per tahun yang beredar berasal dari kelompok masyarakat sipil, bukan angka resmi Kejaksaan Agung. Kami tidak memperlakukannya sebagai angka resmi.
Mahkamah Konstitusi, sorotan dua sisiKeterangan pemerintahMenteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada 22 Juli 2026 menyatakan penunjukan Sudaryono definitif dan ia tidak merangkap jabatan.
Catatan pemantauTransparency International Indonesia dan sejumlah pemantau masih mencantumkan namanya sebagai komisaris utama di badan usaha milik negara, dan mendesak percepatan pelepasan. Konfirmasi resmi pelepasan jabatan itu tidak kami temukan. Head Politika tidak menyimpulkan adanya pelanggaran, karena masa peralihan yang diberikan putusan belum berakhir.
Temuan internal, ia yang membongkarDINILAITidak kami timbang
Ringkasnya begini. Beban terbesar Sudaryono hari ini bukan status hukum pribadi, karena sampai 10 September 2026 tidak ada satu pun perkara hukum yang menyasar dirinya. Bebannya adalah program yang masih memakan korban setelah ia menjabat, dan lembaga yang sedang dibersihkan sambil terus melayani puluhan juta orang setiap hari.
Isi laporan hartanya
Head Politika hanya memakai angka dari laporan harta kekayaan penyelenggara negara yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Angka kekayaan yang beredar di media tanpa merujuk laporan itu tidak kami pakai.
Satu aturan keras berlaku di bagian ini. Kami menyajikan angkanya, selisihnya, dan tanggalnya. Kami tidak menafsirkan sebab naik atau turunnya nilai apa pun. Menafsirkan sebab tanpa dokumen adalah dugaan, dan dugaan tidak dijual sebagai analisis di halaman ini.
Selisih antartahun. Kekayaan bersih pada laporan terakhir lebih tinggi Rp22.533.702.403 dibanding laporan sebelumnya. Kas dan setara kas naik dari Rp8.404.192.525 menjadi Rp13.345.770.717. Nilai utang bergerak sedikit, dari Rp60.470.000.000 menjadi Rp60.365.275.789. Kami berhenti di angka. Sebab perubahannya tidak kami tafsirkan.
Sumber data, laporan harta kekayaan di KPKKeterbukaan tentang cara kami memperoleh angka ini. Kami tidak berhasil membuka halaman laporan di situs Komisi Pemberantasan Korupsi secara langsung. Seluruh angka di atas berasal dari pemberitaan yang mengutip laporan resmi tersebut, dan angkanya konsisten di beberapa media yang saling bebas. Anda berhak menganggap ini satu tingkat lebih lemah daripada membuka dokumen aslinya, dan kami sependapat.
Tujuh pilar modal politiknya, satu per satu
Sekarang bagian yang paling sering ditanyakan, yaitu dari mana angka 53 itu datang. Seluruh bahannya ada di bawah dan Anda bisa menghitung ulang sendiri dengan kalkulator biasa. Kalau Anda tidak setuju dengan salah satu angka pilar, ganti saja angkanya, lalu hitung lagi memakai rumus yang sama.
Kelas jabatan yang dipakai adalah eksekutif nasional, karena Kepala Badan Gizi Nasional adalah kepala badan setingkat menteri. Kelas ini menentukan tangga penilaian, bukan bobotnya. Bobot dikunci sama untuk semua orang supaya dua tokoh dari jabatan berbeda tetap dapat dibandingkan.
Pita 43 sampai 64. Enam dari tujuh pilar dapat dinilai, sehingga skor total boleh ditampilkan. Modal elektoral dinyatakan tidak berlaku dan bobotnya dialihkan ke pilar lain.
Angka ini mengukur modal politik pada 10 September 2026, bukan peluang menang pemilu, bukan mutu kinerja, dan bukan kepantasan menduduki jabatan.
Arah pergerakan naik. Dalam lima tahun terakhir jabatannya menguat berturut turut, dari pengurus pusat partai, ketua pengurus provinsi, wakil menteri, sampai kepala lembaga negara.
Skornya 53, dengan pita wajar 43 sampai 64. Pita dihitung dengan menggeser seluruh angka pilar 10 ke atas dan ke bawah, serta potongan liabilitas 2 ke atas dan ke bawah. Penilaian dikerjakan 2 analis, sehingga pita tidak perlu dilebarkan lagi. Bila Anda membandingkan 2 tokoh yang selisih skornya di bawah 10, anggap keduanya setara.
Cara cepat membacanya. Kekuatannya terpusat pada jabatan yang ia pegang hari ini. Kelemahannya ada di sisi publik, yaitu namanya nyaris tidak pernah terukur dalam survei. Satu pilar bahkan tidak bisa dinilai sama sekali karena ia belum pernah sekali pun maju pemilihan.
Satu pilar dinyatakan tidak berlaku pada Sudaryono, yaitu modal elektoral, karena ia belum pernah sekali pun maju dalam pemilihan langsung apa pun. Dalam rubrik ini, tidak berlaku berbeda dari tidak tersedia. Tidak berlaku berarti pilarnya memang tidak mungkin dimiliki, sehingga bobotnya dibagi rata ke pilar lain agar ia tidak dihukum dua kali. Ketuk tiap pilar di bawah untuk melihat data mentah, alasan angkanya, dan tangga penilaiannya.
P1 Modal elektoralTBbobot 20, dialihkan
Data mentah. Tidak pernah maju sebagai calon anggota legislatif di tingkat mana pun. Tidak pernah terdaftar sebagai pasangan calon kepala daerah. Pencalonannya sebagai Gubernur Jawa Tengah berhenti pada 18 Juli 2024, sebelum tahap pendaftaran.
Kenapa dinyatakan tidak berlaku. Aturan Head Politika menyatakan pilar ini tidak berlaku hanya bila seseorang belum pernah sekali pun maju dalam pemilihan langsung apa pun. Sudaryono memenuhi syarat itu, sehingga bobot 20 dibagi rata ke lima pilar positif lainnya. Perlu ditegaskan, angka survei SPIN Juni 2024 tidak dipakai di pilar ini, karena survei bukan hasil pemilihan. Angka itu masuk ke modal publik.
Sumber: rekam pencalonan pada bagian empat halaman ini, seluruhnya bertautan di daftar sumber.
P2 Modal kelembagaan65bobot aktif 25,33
Data mentah. Kepala Badan Gizi Nasional sejak 22 Juli 2026, lembaga di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden menurut Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024. Pagu 2026 sebesar Rp335 triliun, pagu 2027 yang ia sampaikan Rp232,5 triliun, dengan puluhan ribu satuan pelayanan di 36 provinsi.
Kenapa angkanya 65. Kepala badan masuk kelas 50 sampai 69. Kami geser ke atas di dalam kelas itu karena tiga penambah nilai terpenuhi, yaitu kewenangan anggaran yang sangat besar, jangkauan nasional, dan jumlah unit kerja di bawah koordinasinya yang jauh lebih banyak daripada pejabat setingkat. Kami tidak menaikkannya sampai batas atas karena ia baru menjabat tujuh pekan dan belum melewati satu daur anggaran penuh.
Sumber: Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024, lampiran Undang Undang APBN 2026, dan paparan rapat kerja Komisi IX DPR pada 3 September 2026.
P3 Modal partai47bobot aktif 19,00
Data mentah. Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah sejak 18 Oktober 2023, sebelumnya Wakil Sekretaris Jenderal pengurus pusat sejak 2020, dan mantan asisten pribadi ketua umum partai. Gerindra memperoleh 20.071.708 suara atau 13,22 persen dan 86 kursi DPR RI pada Pemilu 2024, sehingga masuk kelas partai A dengan pagu nilai penuh.
Kenapa angkanya 47. Ketua pengurus wilayah provinsi masuk kelas 30 sampai 49. Kami tempatkan hampir di batas atas karena provinsinya berpenduduk sangat besar, partainya kelas A, dan aksesnya ke ketua umum terdokumentasi lewat riwayat sebagai asisten pribadi. Ia juga memimpin organisasi kemasyarakatan nasional, tetapi jalur itu berpagu 45 sehingga menghasilkan angka lebih rendah, dan aturan mengharuskan kami memakai yang lebih tinggi, bukan menjumlahkan keduanya.
Sumber: hasil resmi Komisi Pemilihan Umum Pemilu 2024 dan rekam jabatan partai pada bagian empat halaman ini.
P4 Modal jaringan58bobot aktif 19,00
Data mentah. Peristiwa kerja lintas lembaga yang bertanggal dalam dua tahun terakhir: penyerahan temuan rekening bermasalah ke Kejaksaan Agung pada 31 Juli 2026, penggabungan sistem pelaporan bersama Kementerian Keuangan pada 28 sampai 29 Agustus 2026, rapat kerja dengan Komisi IX DPR pada 3 September 2026, serta koordinasi pemenangan lintas partai koalisi pada Pilkada Jawa Tengah 2024. Di luar pemerintahan ia memimpin organisasi pedagang pasar dan dua organisasi tani berskala nasional.
Kenapa angkanya 58. Jumlah peristiwanya memenuhi kelas 50 sampai 69, dan kami tidak menaikkannya ke kelas berikutnya karena hampir seluruh peristiwa itu terjadi di dalam koalisi pemerintah, bukan dengan kekuatan di luar koalisinya. Inilah pilar dengan selisih terbesar antara dua penilai kami, yaitu 7 angka, dan angka 58 adalah hasil kesepakatan keduanya.
Sumber: keterangan pers Badan Gizi Nasional, pemberitaan rapat kerja Komisi IX, dan dokumentasi organisasi pada bagian tiga halaman ini.
P5 Modal publik36bobot aktif 19,00
Data mentah. Satu kali masuk survei, yaitu Survey and Polling Indonesia yang dirilis 8 Juni 2024, pertanyaan terbuka tingkat provinsi, 18,7 persen. Setelah itu tidak ada lagi survei yang memuat namanya. Elektabilitas nasional tidak tersedia karena tidak pernah diukur. Pengikut media sosialnya berkisar 263 ribu di satu platform, dengan catatan bahwa tanggal pengambilan datanya tidak presisi.
Kenapa angkanya 36. Karena kelas jabatannya eksekutif nasional, ukurannya survei nasional, dan di sana namanya tidak pernah muncul. Ia masuk kelas 30 sampai 49, yaitu sesekali masuk daftar survei. Dua aturan menahan angkanya. Pertama, pengenalan tinggi dengan elektabilitas yang tidak pernah terukur berpagu paling tinggi 49. Kedua, hanya satu dari tiga indikator yang punya data, sehingga batas keyakinan pilar ini kami nyatakan rendah. Pengikut media sosial bukan elektabilitas dan tidak menaikkan kelas.
Sumber: rilis Survey and Polling Indonesia 8 Juni 2024 beserta metodenya, dan penelusuran survei nasional sampai 10 September 2026 yang tidak memuat namanya.
P6 Modal sumber daya36bobot aktif 12,67
Data mentah. Laporan harta kekayaan 29 Maret 2026: aset Rp91.760.170.717, utang Rp60.365.275.789, kekayaan bersih Rp31.394.894.928. Ditambah riwayat jabatan di sejumlah badan usaha sejak 2014.
Kenapa angkanya 36. Kekayaan bersih Rp31,39 miliar masuk kelas Rp10 miliar sampai Rp50 miliar, yaitu 30 sampai 49. Aturan menyebut laporan dengan utang besar digeser ke paruh bawah kelasnya, dan utang Rp60,37 miliar jelas memenuhi syarat itu, sehingga angkanya 36. Kami memakai kekayaan bersih, bukan aset kotor, karena aset yang masih membawa utang bukan sumber daya yang bebas dipakai.
Sumber: laporan harta kekayaan penyelenggara negara sebagaimana dikutip beberapa media yang saling bebas, dengan catatan keterbatasan akses pada bagian sembilan.
P7 Liabilitas4potongan, maksimal 15
Data mentah. Empat butir yang punya sumber terperiksa: sorotan rangkap jabatan komisaris setelah putusan Mahkamah Konstitusi 28 Agustus 2025, krisis keracunan Makan Bergizi Gratis yang masih berlanjut setelah ia menjabat, temuan rekening bermasalah di lembaganya, dan warisan perkara korupsi pendahulunya.
Kenapa potongannya 4. Sampai 10 September 2026 tidak ada satu pun perkara hukum yang menyasar dirinya, dan tidak ada laporan ke penegak hukum maupun lembaga etik atas namanya. Maka kelasnya adalah kontroversi publik terdokumentasi yang sudah ditanggapi, yaitu potongan 2 sampai 4. Kami ambil batas atas karena jumlah isunya banyak dan bobotnya berat. Dua penegasan wajib. Pertama, warisan perkara pendahulunya bukan tudingan terhadap Sudaryono dan tidak menaikkan kelas potongan. Kedua, butir yang hanya bersumber tunggal dan lemah tidak kami hitung sama sekali.
Sumber: seluruh butir beserta tanggapan pihaknya ada di bagian delapan halaman ini.
Semua angka di bawah bisa Anda cek dengan kalkulator
Skor ini indeks analitik Head Politika, bukan hasil penelitian ilmiah. Metodenya terbuka penuh dan dapat dihitung ulang siapa pun, tetapi bobot dan tangga penilaiannya adalah penilaian Head Politika, bukan temuan empiris.
Yang memenuhi kaidah: aturannya ditetapkan sebelum data dilihat, hitungannya dapat direproduksi, data yang hilang ditangani dengan aturan tertulis, dan seluruh sumbernya bertaut sehingga dapat diperiksa.
Yang belum memenuhi kaidah: bobotnya ditetapkan dan bukan diturunkan dari data, tangganya bersifat berjenjang tetapi diperlakukan seperti berjarak sama, dan belum ada pengujian yang menunjukkan skor ini berhubungan dengan hasil politik di dunia nyata. Karena itu skornya diterbitkan sebagai bilangan bulat beserta pita, bukan sebagai angka berkoma.
Cara membaca yang benar: anggap dua tokoh setara bila selisih skornya di bawah 10. Peringkat Head Politika memakai kelompok selebar 10 angka, dan di dalam satu kelompok nama diurutkan menurut abjad, bukan menurut skor. Batas kelompok tetap, sehingga skor 69 dan 70 memang jatuh di kelompok berbeda meski hanya berselisih 1.
Bobot ini pilihan kami dan boleh Anda bantah. Seluruh angka pilar dan sumbernya tersedia di atas, sehingga Anda dapat menghitung ulang dengan bobot versi Anda sendiri.
Lantai skala bukan nol. Karena rentang mentahnya memuat angka minus, tokoh tanpa modal politik sama sekali dan tanpa liabilitas akan mendarat di 13,6, bukan di 0. Angka 0 hanya tercapai bila modalnya nol sekaligus liabilitasnya maksimal.
Penilaian ganda. Sudaryono dinilai dua analis secara terpisah. Penilai pertama menghasilkan 55, penilai kedua 52. Rata rata selisih antarpenilai 3,2 angka, dengan selisih terbesar 7 angka pada modal jaringan. Karena tidak ada pilar yang berselisih lebih dari 15 angka, tidak diperlukan pembahasan ulang, dan angka yang diterbitkan adalah hasil kesepakatan keduanya, yaitu 53.
Apa yang perlu Anda amati berikutnya
Halaman ini adalah potret satu tanggal, dan potret pasti menua. Delapan penanda di bawah ini kami pilih karena semuanya dapat Anda periksa sendiri tanpa perlu percaya kepada siapa pun, termasuk kepada kami.
Tiga hal yang boleh Anda pegang
Pertama, modal politik Sudaryono nyata dan besar, tetapi bentuknya khusus. Seluruhnya bersandar pada penunjukan, kedekatan, dan jabatan. Modal semacam ini bekerja cepat dan bisa hilang cepat, karena yang mengangkat juga bisa memberhentikan. Berbeda dengan suara pemilih, yang lebih lambat dikumpulkan tetapi tidak bisa dicabut siapa pun.
Kedua, ia sedang berada di panggung dengan sorotan paling terang di Indonesia hari ini. Program yang ia pimpin menyentuh puluhan juta anak setiap hari dan memakai uang ratusan triliun rupiah. Panggung seperti ini bisa mengangkat seseorang, dan bisa juga menjatuhkannya, kadang dalam hitungan bulan seperti yang sudah terjadi pada dua pendahulunya.
Ketiga, ada satu hal yang sampai hari ini belum pernah kita ketahui tentang dirinya, yaitu berapa orang yang bersedia mencoblos namanya. Itu bukan tuduhan dan bukan pujian. Itu ruang kosong pada rekam jejaknya yang hanya bisa diisi oleh pemilihan, bukan oleh survei, bukan oleh jabatan, dan bukan oleh halaman ini.
Head Politika akan memperbarui penilaian ini bila ada perubahan yang cukup besar, dan setiap perubahan skor akan disertai tanggal beserta sebabnya. Bila Anda menemukan angka yang keliru di halaman ini, atau bila pihak yang diprofilkan ingin menyampaikan hak jawab, kami membuka ruang itu.
Dua belas pertanyaan yang paling sering dicari orang
Pertanyaan di bawah kami ambil dari apa yang benar benar dicari orang tentang Sudaryono. Ketuk pertanyaannya untuk membuka jawabannya.
1Siapa Sudaryono, Kepala Badan Gizi Nasional?
Sudaryono adalah politikus Partai Gerindra kelahiran 23 Januari 1985 di Grobogan, Jawa Tengah. Ia menjabat Kepala Badan Gizi Nasional sejak 22 Juli 2026, setelah dua tahun menjadi Wakil Menteri Pertanian. Sebelum masuk pemerintahan ia adalah asisten pribadi Prabowo Subianto sekitar 2010 sampai 2014, lalu bekerja di sejumlah badan usaha dan memimpin organisasi pedagang serta organisasi tani.
2Siapa istri dan berapa anak Sudaryono?
Istrinya bernama Pratitis Mukti Tami, yang juga disapa Tami Sudaryono. Mereka memiliki dua anak, satu putra dan satu putri. Head Politika tidak memuat rincian lain tentang keluarganya karena tidak dipublikasikan sendiri oleh keluarga, dan anak anaknya berpotensi masih di bawah umur.
3Berapa harta kekayaan Sudaryono?
Menurut laporan harta kekayaan penyelenggara negara yang disampaikan pada 29 Maret 2026, asetnya Rp91.760.170.717, utangnya Rp60.365.275.789, sehingga kekayaan bersihnya Rp31.394.894.928. Menyebut satu angka saja akan menyesatkan, karena aset kotor dan kekayaan bersih berbeda jauh.
4Sudaryono lulusan mana dan apa gelarnya?
Ia bersekolah di SMP Negeri 2 Toroh dan SMA Taruna Nusantara Magelang lewat beasiswa, lalu kuliah teknik mesin di National Defense Academy of Japan. Ia menempuh magister manajemen bisnis di Swiss German University dan program doktor di Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor. Ada dua versi tahun kelulusan di antara sumber, dan keduanya kami tampilkan di bagian dua.
5Apa hubungan Sudaryono dengan Nanik S. Deyang?
Keduanya bukan kerabat sedarah. Yang ada adalah kedekatan personal. Sudaryono menyebut Nanik sebagai budenya anak anak saya dan kakak saya, sedangkan Nanik menyebut penggantinya sebagai adik saya. Judul berita yang membuat keduanya terlihat seperti keluarga kandung tidak didukung dokumen apa pun yang kami temukan.
6Apa nomor Keputusan Presiden pengangkatan Sudaryono?
Situs resmi Sekretariat Presiden menuliskan Keputusan Presiden Nomor 78/P Tahun 2026, sedangkan sejumlah media menuliskan 78B Tahun 2026. Head Politika memakai versi 78/P karena kedudukan sumbernya lebih tinggi, tetapi kami tetap menampilkan versi kedua agar pembaca bisa memeriksa sendiri.
7Kenapa Sudaryono batal maju Pilgub Jawa Tengah 2024?
Pada 18 Juli 2024, hari yang sama ketika ia dilantik menjadi Wakil Menteri Pertanian, ia menyatakan Gerindra tidak mengusungnya dan ia berhenti berkampanye untuk kursi gubernur. Ia menyebut mendapat arahan untuk tidak maju dan fokus membantu Menteri Pertanian. Gerindra kemudian mengusung Ahmad Luthfi yang akhirnya menang dengan 59,14 persen suara.
8Apakah Sudaryono pernah ikut pemilu?
Belum pernah. Ia tidak pernah maju sebagai calon anggota legislatif di tingkat mana pun, dan tidak pernah terdaftar sebagai pasangan calon kepala daerah. Seluruh jabatannya diperoleh lewat penunjukan dan jalur pengurus partai.
9Berapa anggaran Badan Gizi Nasional yang ia kelola?
Untuk 2026 anggarannya Rp335 triliun, terdiri atas pagu Rp268 triliun ditambah dana siaga Rp67 triliun, yang kemudian diefisiensi menjadi Rp229 triliun. Untuk 2027 ia menyampaikan pagu Rp232,5 triliun dengan sasaran 72.464.886 penerima manfaat dalam rapat kerja Komisi IX DPR pada 3 September 2026.
10Berapa korban keracunan Makan Bergizi Gratis?
Tidak ada satu angka tunggal. Badan Gizi Nasional menyebut 6.517 korban dalam rapat kerja 1 Oktober 2025, sedangkan pemantau masyarakat sipil mencatat 43.838 korban di 36 provinsi per 3 September 2026. Selisihnya berasal dari perbedaan cakupan waktu, sumber laporan, dan batasan kasus. Rinciannya beserta sumber tiap angka ada di bagian delapan.
11Apa yang sudah dilakukan Sudaryono di Badan Gizi Nasional?
Sampai 10 September 2026 tercatat tujuh keputusan bertanggal, di antaranya sistem pemantauan menu lewat nomor induk anak pada 27 Juli 2026, pengembalian Rp311.246.295.184 ke kas negara dari 414 satuan pelayanan bermasalah pada 31 Juli 2026, tenggat sertifikat higiene sampai 10 Agustus 2026, dan penggabungan sistem pelaporan bersama Kementerian Keuangan pada akhir Agustus 2026.
12Apakah Sudaryono terlibat kasus korupsi Makan Bergizi Gratis?
Tidak. Sampai 10 September 2026 tidak ada satu pun tudingan hukum yang dialamatkan kepadanya. Perkara dugaan korupsi di lembaga itu menyangkut kepemimpinan sebelum ia menjabat, masih pada tahap penyidikan, dan belum ada putusan pengadilan sehingga asas praduga tak bersalah berlaku bagi seluruh pihak yang disebut.
Bagaimana halaman ini disusun
Keterbatasan akses yang perlu Anda tahu. Kami tidak berhasil membuka halaman laporan harta kekayaan di situs Komisi Pemberantasan Korupsi secara langsung, dan tidak berhasil membuka dokumen asli Keputusan Presiden pengangkatannya. Angka dan nomor keduanya kami ambil dari sumber yang mengutipnya. Anda berhak menganggap itu satu tingkat lebih lemah daripada dokumen aslinya, dan kami sependapat.
Daftar sumber yang bisa Anda buka sendiri
Penanda hijau berarti sumber primer, yaitu dokumen negara, situs resmi lembaga, atau pernyataan langsung. Penanda kuning berarti sumber sekunder, yaitu media yang mengutip sumber primer. Bila keduanya berbeda, yang primer selalu menang.
Bacaan lanjutan di Head Politika
Tim Riset Head Politika. Halaman ini disusun pada 10 September 2026 dengan tanggal penilaian yang sama, dan akan diperbarui bila ada perubahan berarti, disertai catatan tanggal dan sebabnya. Bila Anda menemukan angka atau tanggal yang keliru, atau bila pihak yang diprofilkan ingin menyampaikan hak jawab, kami membuka ruang itu lewat kanal resmi Head Politika.
Ingin Peta Politik Dapil Anda Dibaca dengan Data?
Diskusikan situasi Anda langsung dengan tim kami. Tanpa biaya, tanpa keterikatan, hanya pembicaraan jujur tentang peluang Anda.
Mulai Konsultasi Gratis
