Konsultasi Gratis
Wawasan

FORMAS dan 103 Ormas: Membaca Konsolidasi Masyarakat Sipil

Ditulis oleh Tim Head Politika 28 Agustus, 2026 25 menit baca
Pengukuhan 20 ormas baru dalam Forum Masyarakat Indonesia Emas di Jakarta
Klaster Demokrasi
Analisis konsolidasi ormas
FORMAS dan 103 Ormas: Membaca Konsolidasi Masyarakat Sipil

Hashim Djojohadikusumo mengukuhkan 20 ormas baru pada 7 Agustus 2026. Yang dilaporkan media adalah angkanya. Yang belum dibaca adalah bentuk kelembagaannya.

103
organisasi bernaung di FORMAS setelah 7 Agustus 2026
20
ormas dikukuhkan malam itu di Universitas Podomoro
21
organisasi pendiri saat FORMAS diresmikan, 3 Agustus 2024
0,02%
porsinya dari 554.692 ormas terdaftar di Indonesia

Sebanyak 20 organisasi kemasyarakatan dikukuhkan Hashim Djojohadikusumo pada Jumat malam, 7 Agustus 2026, dan sejak malam itu Forum Masyarakat Indonesia Emas atau FORMAS menaungi 103 organisasi. Acaranya berlangsung di aula Universitas Podomoro, Jakarta, bertepatan dengan hari ulang tahun kedua forum tersebut. Menteri Agama Nasaruddin Umar hadir di sana.

Pemberitaan waktu itu berhenti pada angkanya. Kantor berita dan media besar menulis jumlahnya, mengutip sambutan, lalu pindah ke agenda berikutnya. Yang jarang ditanyakan justru hal yang paling sederhana: benda apa sebenarnya FORMAS ini, siapa yang duduk di puncaknya, dan apa artinya 103 organisasi bila diukur dengan angka ormas nasional.

Tiga pertanyaan itu punya jawaban yang bisa dicek, dan jawabannya tidak seragam.

Sebagian bisa dipastikan dari sumber resmi. Sebagian lagi tidak ditemukan sama sekali, termasuk hal yang biasanya paling mudah dicari untuk organisasi sebesar ini. Halaman ini menyusun apa yang ada, menandai apa yang kosong, dan menyandingkan pendapat dari dua sisi yang berbeda beserta nama orangnya.

Poin Penting dalam 30 DetikRingkasan sebelum masuk ke rinciannya
  • 1FORMAS berumur 2 tahun. Dibentuk lewat kesepakatan rapat pada 18 Mei 2024, lalu diresmikan pada 3 Agustus 2024 dengan 21 organisasi pendiri.
  • 2Puncaknya dipegang Hashim Djojohadikusumo. Ia Ketua Dewan Pembina FORMAS, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, sekaligus adik kandung Presiden Prabowo Subianto.
  • 3Status badan hukumnya tidak ditemukan. Penelusuran tidak menemukan bukti FORMAS terdaftar sebagai perkumpulan berbadan hukum maupun memegang surat keterangan terdaftar. Ia menyebut dirinya forum.
  • 4103 organisasi itu kecil secara nasional. Kementerian Dalam Negeri mencatat 554.692 ormas terdaftar per 5 Maret 2024, sehingga porsinya sekitar 0,02 persen.
  • 5Belum pernah berbeda sikap. Sejak 2024 tidak ditemukan satu pun pernyataan FORMAS yang berbeda dari sikap pemerintah, padahal kata mengawal dipakai dalam bingkai resminya.
  • 6Penilaiannya terbelah. Pengurus FORMAS menyebutnya kolaborasi sukarela tanpa janji proyek atau jabatan. Pakar hukum tata negara Gugun El Guyanie menilainya berisiko bagi kebebasan sipil.

Seluruh angka dan pernyataan pada kotak ini bersumber dari dokumen resmi, undang undang, data Kementerian Dalam Negeri, dan pemberitaan media arus utama. Tautan lengkapnya ada pada daftar sumber di bagian bawah halaman.

01

Yang terjadi pada 7 Agustus malam

Acaranya sederhana dan berlangsung satu malam. Hashim Djojohadikusumo, Ketua Dewan Pembina FORMAS, mengukuhkan 20 organisasi kemasyarakatan sebagai anggota baru di aula Universitas Podomoro, Jakarta. Tanggalnya dipilih bertepatan dengan hari ulang tahun kedua forum itu. Ketua Dewan Pakar Serian Wijatno dan Ketua Umum Yohanes Handojo Budhisedjati ikut memberi sambutan, dan Menteri Agama Nasaruddin Umar hadir sebagai tamu.

Ringkas peristiwa Pengukuhan 20 ormas ke dalam FORMAS
WaktuJumat malam, 7 Agustus 2026
TempatAula Universitas Podomoro, Jakarta
MomentumHari ulang tahun ke-2 FORMAS
Yang mengukuhkanHashim Djojohadikusumo, Ketua Dewan Pembina FORMAS
Jumlah setelahnya103 organisasi, termasuk Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia
Pejabat yang hadirMenteri Agama Nasaruddin Umar

Sumber: Antara, 8 Agustus 2026 dan Bisnis, 11 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Hashim menautkan kegiatan itu pada program pemerintah. Menurut kutipan Antara, ia menyebut program Makan Bergizi Gratis lahir dari keprihatinan agar rakyat sehat. Serian Wijatno memakai kalimat yang lebih langsung soal peran ormas, yaitu bahwa ormas tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pembangunan nasional. Keduanya adalah pernyataan pihak FORMAS, bukan kesimpulan pihak lain.

Daftar 20 nama yang dikukuhkan malam itu dimuat lengkap oleh Bisnis dan Antara. Satu nama di antaranya dikenal luas, yaitu Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia, yang punya struktur sampai tingkat kelurahan dan desa menurut situs resminya. Sembilan belas nama sisanya jarang muncul dalam catatan publik sebelum malam itu. Analisis PinterPolitik pada 11 Agustus 2026 mencatat hal yang sama, dan sekaligus mengingatkan agar kelangkaan jejak itu tidak buru buru dibaca sebagai bukti apa pun.

20Daftar lengkapOrmas yang dikukuhkan pada 7 Agustus 2026
  1. Perisai Prabowo
  2. Matahari Pagi
  3. Solidaritas Merah Putih
  4. Dharma Bangsa
  5. Kesejahteraan Masyarakat Indonesia
  6. Nusantara Maju
  7. Berkah Indonesia
  8. Pejuang Nusantara Indonesia
  9. Pemersatu Bangsa
  10. Srikandi Nusantara
  11. Patriot Nusantara
  12. Garuda Raya
  13. Putra Putri Tenaga Kerja Indonesia
  14. Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan
  15. Milenial Indonesia Emas
  16. Peduli Ummat
  17. Bangun Desa Bangun Indonesia
  18. Indonesia Muda Berkarya
  19. Persatuan Guru Indonesia
  20. Komunitas UKM Nusantara

Daftar disalin apa adanya dari Bisnis, 11 Agustus 2026. Profil, jumlah anggota, dan status badan hukum masing masing organisasi tidak diperiksa satu per satu, sehingga tidak ada penilaian apa pun yang dilekatkan pada nama nama di atas.

Sampai di sini semuanya masih berupa catatan acara.

02

Berdiri Mei 2024, dari 21 organisasi

Gagasannya muncul lebih dulu di sebuah forum diskusi. Pada 27 April 2024, Hashim berbicara dalam Dialog Nasional yang digelar Vox Point Indonesia di Gedung Dewan Pers. Ketua Umum Vox Point, Yohanes Handojo Budhisedjati, kemudian menindaklanjuti gagasan itu dengan mengumpulkan sejumlah organisasi. Ia sendiri yang kemudian ditunjuk memimpin forum barunya.

Lini masa Dari gagasan April 2024 sampai 103 anggota
  • 27 April 2024Hashim melempar gagasan dalam Dialog Nasional Vox Point Indonesia di Gedung Dewan Pers, Jakarta.
  • 18 Mei 2024FORMAS dibentuk lewat kesepakatan rapat di markas Vox Point Indonesia, Jalan Garut Nomor 33, Menteng. Handojo ditunjuk sebagai Ketua Umum.
  • 3 Agustus 2024Peresmian dan pelantikan pengurus di Auditorium RRI Jakarta, dengan 21 organisasi pendiri, dikukuhkan Hashim lewat pemukulan gong.
  • 30 Desember 2024FORMAS meluncurkan Gerakan Masyarakat Peduli Anak Sekolah, program pertamanya yang diberitakan kantor berita.
  • 7 Agustus 2026Pengukuhan 20 anggota baru pada hari ulang tahun kedua, sehingga jumlahnya menjadi 103 organisasi.

Sumber: Tribunnews, 3 Agustus 2024, JPNN, 3 Agustus 2024, dan Antara, 30 Desember 2024. Sejumlah media kecil menulis tanggal pembentukan 2 Juli 2024. Tanggal 18 Mei 2024 dipakai di halaman ini karena didukung sumber yang lebih konsisten, dan selisih itu ditulis apa adanya.

Pertumbuhannya cepat. Dari 21 organisasi pada Agustus 2024, jumlah anggota FORMAS mencapai 83 sebelum acara Agustus 2026, menurut catatan Liputan6. Setelah malam itu angkanya menjadi 103. Dalam 2 tahun, isinya bertambah hampir 5 kali lipat.

Pertumbuhan anggota 21 menjadi 103 dalam 2 tahun
Agustus 2024, saat peresmian21
Sebelum acara Agustus 202683
Setelah 7 Agustus 2026103

Angka 83 bersumber dari Liputan6, 8 Agustus 2026. Panjang bar dihitung terhadap angka tertinggi, yaitu 103.

Bingkai resmi forum ini konsisten sejak awal. Situs formas.id menyebut FORMAS tidak berdiri sebagai organisasi politik maupun lembaga kekuasaan, dan menempatkan dirinya sebagai mitra strategis pemerintah untuk mendukung, mengawal, serta memonitor program pemerintahan Prabowo dan Gibran. Handojo menegaskan hal serupa pada 7 Agustus 2026, bahwa forum itu tidak dibangun atas dasar kepentingan materi, proyek, jabatan, ataupun keuntungan tertentu, dan tidak menjanjikan manfaat semacam itu kepada organisasi yang bergabung.

Satu kalimat dari 2024 punya bunyi yang agak berbeda. Ketika FORMAS diresmikan, Hashim mengatakan forum itu akan bertugas sebagai pengawal, pemantau, dan pengawas program Prabowo dan Gibran, lalu menambahkan bahwa anggotanya merupakan para pendukung pasangan itu pada Pilpres 2024. Kutipan tersebut dimuat JPNN pada 3 Agustus 2024. Dua kutipan itu berasal dari orang yang sama, terpaut 2 tahun, dan keduanya ditampilkan di sini tanpa dipilih salah satunya.

03

Status badan hukumnya tidak ditemukan

Badan hukum itu bagi organisasi kira kira seperti akta bagi seseorang. Ia menentukan siapa yang boleh menandatangani perjanjian, siapa yang bertanggung jawab bila ada masalah, dan apakah organisasi itu boleh menerima uang negara. Untuk ormas di Indonesia, jalurnya ada dua, yaitu badan hukum perkumpulan atau yayasan yang dicatat Kementerian Hukum, atau surat keterangan terdaftar yang diterbitkan Kementerian Dalam Negeri.

Penelusuran untuk halaman ini tidak menemukan bukti bahwa FORMAS menempuh salah satu dari dua jalur itu. Yang ditemukan adalah keterangan bahwa forum tersebut lahir dari kesepakatan rapat, bukan dari akta pendirian. Situs resminya juga konsisten memakai kata forum dan wadah, tidak pernah menyebut nomor badan hukum atau nomor surat keterangan terdaftar.

Hasil penelusuran Yang bisa dipastikan dan yang tidak

Ditemukan

  • Tanggal pembentukan, peresmian, dan alamat markas awal di Jalan Garut Nomor 33, Menteng.
  • Nama tiga pemegang jabatan tertinggi, yaitu Ketua Dewan Pembina, Ketua Umum, dan Ketua Dewan Pakar.
  • Situs resmi formas.id beserta rumusan tujuan dan posisinya terhadap pemerintah.
  • Sedikitnya satu program yang diberitakan kantor berita, yaitu Gerakan Masyarakat Peduli Anak Sekolah.
  • Daftar utuh 20 organisasi yang dikukuhkan pada 7 Agustus 2026.

?Tidak ditemukan

  • Bukti terdaftar sebagai perkumpulan berbadan hukum maupun pemegang surat keterangan terdaftar.
  • Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang dipublikasikan.
  • Daftar utuh 103 organisasi anggota.
  • Rincian sumber pembiayaan dan laporan keuangan.
  • Susunan pengurus lengkap di luar tiga nama tertinggi.

Penelusuran dilakukan pada 27 Agustus 2026 terhadap situs resmi FORMAS, pemberitaan kantor berita dan media arus utama, serta keterangan publik lainnya. Tidak ditemukan bukan berarti tidak ada. Kepastiannya memerlukan pengecekan langsung ke basis data Kementerian Hukum dan sistem informasi ormas Kementerian Dalam Negeri.

Kekosongan ini tidak dengan sendirinya menjadi masalah. Forum payung yang menaungi organisasi organisasi yang masing masing sudah berbadan hukum memang lazim tidak berbadan hukum sendiri, dan tidak ada kewajiban hukum yang mengharuskannya. Bentuk itu juga sejalan dengan cara FORMAS menyebut dirinya.

Yang berubah adalah konsekuensinya. Peraturan tentang hibah daerah dan hibah pusat mensyaratkan penerima berupa ormas berbadan hukum yang terdaftar dan bersekretariat tetap, sehingga sebuah forum tanpa badan hukum secara teknis berada di luar syarat itu. Organisasi anggotanya, yang berbadan hukum sendiri sendiri, tetap bisa mengajukan secara terpisah. Tidak ditemukan bukti bahwa FORMAS pernah menerima dana pemerintah, dan tidak ada tuduhan semacam itu yang beredar dari pihak bernama.

Yang belum bisa dijawab tetap ditulis sebagai belum bisa dijawab.

04

Satu nama di 7 kursi

Orang yang mengukuhkan 20 ormas itu memegang sejumlah jabatan sekaligus. Daftar di bawah disusun dari pemberitaan dan keterangan lembaga masing masing, tanpa penilaian apa pun terhadap kombinasinya. Pembaca bisa menakarnya sendiri.

Peta jabatan Jabatan yang dipegang Hashim Djojohadikusumo
  1. 1Ketua Dewan PembinaFORMAS, Forum Masyarakat Indonesia EmasSejak peresmian 3 Agustus 2024. Sumber: Tribunnews dan Antara.
  2. 2Wakil Ketua Dewan PembinaPartai GerindraJabatan kepengurusan partai. Sumber: Tirto dan Bisnis.
  3. 3Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan EnergiPemerintah Republik IndonesiaDiangkat pada 2024, dan menjadi kepala delegasi Indonesia pada COP29 November 2024. Sumber: Tempo.
  4. 4Ketua Satuan Tugas PerumahanPemerintah Republik IndonesiaSumber: Fakta.com.
  5. 5Ketua Dewan Penyantun Museum dan Cagar BudayaKementerian KebudayaanSumber: Fakta.com.
  6. 6Ketua Dewan PembinaGEKIRA, sayap Kristiani Partai GerindraSumber: situs resmi Gerindra.
  7. 7Komisaris UtamaPT Arsari TambangSumber: Tirto dan basis data Jatam.

Hubungan kekerabatan. Hashim Djojohadikusumo adalah adik kandung Presiden Prabowo Subianto. Keterangan ini dimuat di sini karena relevan dengan posisi kelembagaan yang sedang dibahas, dan ditulis apa adanya tanpa penilaian.

Tautan lengkap untuk setiap baris ada pada daftar sumber di bagian bawah halaman. Daftar ini memuat jabatan yang tercatat dalam sumber terbuka sampai 27 Agustus 2026, dan mungkin tidak mencakup seluruhnya.

Pertanyaan yang wajar muncul adalah apakah kombinasi itu melanggar aturan. Penelusuran tidak menemukan ketentuan yang melarang pengurus partai politik memimpin organisasi kemasyarakatan atau forum masyarakat sipil. Larangan rangkap jabatan yang ada di Indonesia menyasar hal lain, terutama aparatur sipil negara, pejabat tertentu yang diatur undang undang sektoral, dan komisaris badan usaha milik negara. Utusan khusus presiden tidak termasuk jabatan yang diikat larangan seketat itu.

Jadi persoalannya bukan legalitas. Yang dipersoalkan sebagian pengamat adalah jarak, yaitu seberapa jauh sebuah forum masyarakat sipil berdiri dari kekuasaan bila puncaknya dipegang orang yang juga duduk di partai penguasa dan di pemerintahan. Pendapat pendapat itu, beserta pendapat yang menolaknya, ditampilkan lengkap dengan nama penyampainya pada bagian selanjutnya.

Satu hal lagi perlu dicatat dengan terus terang. Tidak ditemukan pernyataan resmi Partai Gerindra maupun Istana yang secara khusus menjelaskan hubungan kelembagaan mereka dengan FORMAS. Ketiadaan itu ditulis sebagai ketiadaan, bukan diisi dengan dugaan.

05

Batas yang dipasang undang undang

Aturan pokok ormas di Indonesia adalah Undang Undang 17/2013, yang diubah lewat Perppu 2/2017 dan ditetapkan menjadi Undang Undang 16/2017. Susunan itu masih berlaku sampai Agustus 2026. Isinya cukup lapang. Ormas berhak menyuarakan pendapat, berpartisipasi dalam pembangunan, dan bekerja sama dengan siapa pun, termasuk dengan pemerintah.

Mendukung program pemerintah bukan hal yang dilarang. Batasnya baru muncul di dua tempat, yaitu pada larangan umum di undang undang ormas dan pada aturan kampanye pemilu. Ketuk tiga tab di bawah untuk melihat ketentuannya beserta pasal dan sanksinya.

Apa yang dilarang dilakukan ormas

  • Pasal 59 UU 16/2017Ormas dilarang melakukan tindakan permusuhan berdasar suku, agama, ras, dan golongan, melakukan penodaan agama, melakukan kekerasan, mendukung separatisme, serta menyebarkan paham yang bertentangan dengan Pancasila.
  • Pasal 60 sampai 62Sanksi administratifnya bertingkat, dimulai dari peringatan tertulis, lalu penghentian kegiatan, dan berujung pada pencabutan status badan hukum yang sekaligus membubarkan organisasinya.
  • Putusan MK 2/PUU-XVI/2018Mahkamah Konstitusi menolak seluruh gugatan terhadap ketentuan ini, sehingga pembubaran ormas tanpa lebih dulu melalui pengadilan dinyatakan konstitusional.
  • Yang tidak diaturTidak ada pasal yang melarang ormas menyatakan dukungan kepada program pemerintah, dan tidak ada pasal yang melarang pengurus partai politik memimpin ormas.

Batas keterlibatan dalam pemilu

  • Pasal 280 UU 7/2017Kampanye dilarang memuat penghinaan berdasar suku, agama, ras, dan golongan, menghasut, mengadu domba, serta menjanjikan atau memberikan uang dan materi lain kepada peserta kampanye.
  • Pasal 283 UU 7/2017Pejabat negara dan aparatur sipil negara dilarang melakukan kegiatan yang mengarah pada keberpihakan terhadap peserta pemilu, baik sebelum, selama, maupun sesudah masa kampanye.
  • Pasal 299 UU 7/2017Pejabat negara yang menjadi anggota partai politik tetap punya hak berkampanye, dengan syarat menjalani cuti di luar tanggungan negara dan tidak memakai fasilitas negara.
  • Yang perlu dicatatKetentuan di atas mengikat pada masa pemilu. Pemilu berikutnya dijadwalkan pada 2029, sehingga sampai 27 Agustus 2026 ketentuan ini belum menjadi ukuran yang bisa dipakai untuk menilai kegiatan apa pun.

Syarat menerima dana negara

  • PP 32/2011 dan PP 58/2016Hibah kepada ormas bersumber dari anggaran negara atau anggaran daerah, dan diberikan kepada organisasi yang memenuhi syarat administratif.
  • Permendagri 123/2018 dan 77/2020Penerima wajib berbadan hukum, terdaftar, dan memiliki sekretariat tetap. Pengajuannya lewat proposal kepada badan kesatuan bangsa dan politik.
  • Kewajiban setelah menerimaPenerima wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban, dan penggunaannya diawasi inspektorat serta dapat diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan.
  • Kaitannya dengan FORMASKarena status badan hukumnya tidak ditemukan, forum ini secara teknis berada di luar syarat penerima hibah. Organisasi anggotanya tetap dapat mengajukan sendiri sendiri.

Rujukan diambil dari naskah undang undang dan peraturan terkait, putusan Mahkamah Konstitusi, serta keterangan Badan Pengawas Pemilu. Tautan lengkapnya ada pada daftar sumber di bagian bawah halaman.

Sampai 27 Agustus 2026, tidak ditemukan dugaan pelanggaran aturan yang dialamatkan kepada FORMAS oleh pihak bernama mana pun. Yang beredar adalah perdebatan tentang kepatutan, bukan tentang keabsahan. Keduanya soal yang berbeda dan sebaiknya tidak dicampur.

06

Indonesia pernah punya wadah tunggal, dan itu berakhir

Menghimpun banyak organisasi ke dalam satu payung bukan hal baru di negeri ini. Sepanjang Orde Baru, pola itu dipakai berulang kali, dan kajian akademik menyebutnya korporatisme negara, yaitu keadaan ketika negara merangkul organisasi masyarakat ke dalam wadah yang ia kendalikan. Empat contohnya ada di bawah. Ketuk untuk membuka.

11964Sekretariat Bersama Golongan Karya
Dibentuk1964, menghimpun organisasi golongan fungsional, dari sekitar 61 organisasi lalu berkembang menjadi ratusan.
DipimpinBrigadir Jenderal Djuhartono, kemudian Mayor Jenderal Suprapto Sukowati.
FungsinyaWadah golongan karya di luar partai politik yang sudah ada.
AkhirnyaBerubah menjadi Golkar dan menjadi kendaraan elektoral utama Orde Baru selama lebih dari 3 dasawarsa.
PersamaanSama sama menghimpun banyak organisasi fungsional lintas sektor ke dalam satu payung.
PerbedaanSekber Golkar berubah menjadi peserta pemilu. FORMAS menyatakan dirinya bukan organisasi politik dan tidak terdaftar sebagai peserta pemilu.
21971Korps Pegawai Republik Indonesia
Dibentuk1971 lewat Keputusan Presiden 82/1971.
DipimpinPejabat pemerintah, dengan struktur mengikuti birokrasi.
FungsinyaWadah tunggal seluruh pegawai negeri sipil, yang pada praktiknya diarahkan mendukung Golkar dalam pemilu.
AkhirnyaSetelah Reformasi, keberpihakan politiknya dicabut dan pegawai negeri diwajibkan netral.
PersamaanWadah besar yang berorientasi mendukung program pemerintah yang sedang berkuasa.
PerbedaanKeanggotaan KORPRI diwajibkan oleh aturan negara bagi seluruh pegawai negeri. Keanggotaan FORMAS dinyatakan sukarela oleh pengurusnya, dan tidak ada aturan yang mewajibkan ormas bergabung.
31973Komite Nasional Pemuda Indonesia
Dibentuk1973, lahir dari gagasan yang dibidani Ali Moertopo.
DipimpinDavid Napitupulu sebagai ketua pertama.
FungsinyaWadah tunggal organisasi kepemudaan di seluruh Indonesia.
AkhirnyaMasih ada sampai sekarang, tetapi tidak lagi berstatus wadah tunggal dan pengaruhnya jauh menyusut.
PersamaanForum payung lintas organisasi yang lahir dekat dengan lingkaran kekuasaan.
PerbedaanKNPI diarahkan negara menjadi satu satunya wadah kepemudaan yang diakui. FORMAS berdiri berdampingan dengan ribuan forum dan ormas lain tanpa klaim ketunggalan.
41990Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia
Dibentuk1990, dengan restu Presiden Soeharto.
DipimpinB.J. Habibie, yang saat itu menjabat Menteri Riset dan Teknologi.
FungsinyaWadah cendekiawan Muslim, dan menjadi jalur baru hubungan antara pemerintah dan kelompok Islam.
AkhirnyaMasih berdiri sampai kini, dengan peran politik yang jauh lebih kecil.
PersamaanDipimpin tokoh yang pada saat bersamaan menduduki jabatan di pemerintahan, dan lahir dengan restu kepala negara.
PerbedaanICMI berbasis satu segmen, yaitu cendekiawan Muslim. FORMAS menghimpun organisasi lintas jenis, mulai dari keagamaan, kepemudaan, profesi, sampai usaha.

Ada satu pembeda yang memisahkan semuanya dari keadaan sekarang. Wadah wadah tadi bekerja di sistem yang hanya menyediakan 3 peserta pemilu, dengan aturan yang memaksa orang bergabung dan menuntut loyalitas tunggal. FORMAS berdiri di sistem multipartai yang kompetitif, tanpa aturan negara yang mewajibkan siapa pun masuk, dan tanpa larangan bagi ormas untuk tidak masuk.

Perbandingan ini disajikan sebagai pembanding sejarah. Ia berguna untuk mengenali polanya, dan berhenti di situ. Menyamakan FORMAS dengan lembaga lembaga di atas akan mengabaikan perbedaan aturan main yang justru paling menentukan.

07

Yang satu menyebutnya kolaborasi, yang lain menyebutnya risiko

Penilaian atas peristiwa 7 Agustus terbelah, dan keduanya punya nama. Dua tab di bawah memuat pendapat masing masing sisi beserta dasar alasannya. Panjang keduanya sengaja dibuat setara.

Kolaborasi masyarakat sipil yang wajar

Formas tidak dibangun atas dasar kepentingan materi, proyek, jabatan, ataupun keuntungan tertentu. Kami tidak menjanjikan manfaat dalam bentuk tersebut kepada setiap organisasi yang bergabung.Yohanes Handojo Budhisedjati, Ketua Umum FORMAS, 7 Agustus 2026, dikutip Liputan6.
Ini sebagai langkah nyata ormas untuk bergotong royong mendukung dan mengawal program program pembangunan yang dijalankan pemerintah.Serian Wijatno, Ketua Dewan Pakar FORMAS, 7 Agustus 2026, dikutip Antara.

Dasarnya. Kebebasan berserikat dan hak berpartisipasi dalam pembangunan dijamin konstitusi dan undang undang ormas. Program berskala nasional seperti pemberian makan bergizi membutuhkan penyalur sampai tingkat desa, dan negara tidak punya cukup tangan untuk itu sendirian. Menteri Agama Nasaruddin Umar, yang hadir malam itu, menambahkan bahwa cita cita 2045 tidak cukup ditopang ekonomi dan teknologi saja.

Perlu dicatat dengan terus terang. Seluruh suara pada sisi ini berasal dari pengurus FORMAS sendiri dan pejabat yang hadir di acaranya. Penelusuran tidak menemukan akademisi atau lembaga pemantau independen yang secara khusus membela pembentukan forum ini.

Berisiko mengaburkan batas negara dan masyarakat sipil

Dua puluh ormas baru yang dikukuhkan oleh Hashim Djojohadikusumo sangat berbahaya bagi kebebasan sipil.Gugun El Guyanie, Ketua Program Studi Hukum Tata Negara UIN Sunan Kalijaga dan anggota Constitutional and Administrative Law Society, 12 Agustus 2026, dikutip Suara.com.
Ini bisa jadi alat propaganda dan alat politik pemecah belah sesama warga masyarakat.Gugun El Guyanie, pada keterangan yang sama, 12 Agustus 2026.

Dasarnya. Fungsi klasik masyarakat sipil adalah mengawasi kekuasaan dari luar, sehingga kata mengawal program pemerintah dianggap menggeser posisi itu. Ketika puncak forum dipegang orang yang juga duduk di kepengurusan partai penguasa dan di pemerintahan, jarak antara negara dan masyarakat sipil dinilai menyempit. Kritik yang lebih luas tentang menyempitnya ruang kritik juga dilontarkan YLBHI dan Masyarakat Transparansi Indonesia pada Juli 2026, meski tidak ditujukan kepada FORMAS.

Perlu dicatat dengan terus terang. Sampai 27 Agustus 2026, hanya satu pakar bernama yang ditemukan berbicara khusus tentang peristiwa 7 Agustus. Tidak ada tuduhan pelanggaran hukum yang dilontarkan, dan yang dipersoalkan adalah risiko, bukan perbuatan yang sudah terjadi.

Ada bacaan ketiga yang tidak masuk keduanya. Analisis PinterPolitik pada 11 Agustus 2026 justru mengingatkan agar pertumbuhan FORMAS, lonjakan jumlah ormas nasional, dan berbagai isu lain tidak dijahit menjadi satu penjelasan tunggal yang selalu terasa cocok. Dalam tulisan itu sosiolog Nia Elvina dari Universitas Nasional menilai lonjakan jumlah ormas lebih berkaitan dengan ketimpangan ekonomi ketimbang dengan rancangan politik di tingkat elite.

Dua nama besar juga perlu disebut karena ketidakhadirannya. Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah tidak ditemukan dalam daftar anggota FORMAS mana pun. Penelusuran juga tidak menemukan tanggapan resmi kedua organisasi itu terhadap forum ini, baik yang mendukung maupun yang menolak. Diamnya dua ormas terbesar di Indonesia dicatat di sini sebagai keterangan, bukan sebagai isyarat.

08

Yang bertambah organisasinya, belum tentu orangnya

Angka 103 terdengar besar sampai Anda menaruhnya di sebelah angka nasional. Kementerian Dalam Negeri mencatat 554.692 ormas terdaftar per 5 Maret 2024. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan menyebut angka yang lebih besar lagi pada 12 November 2025, yaitu lebih dari 636 ribu, dengan penambahan sekitar 40 ribu organisasi dalam 6 bulan. Selisih itu berasal dari perbedaan waktu pencatatan dan definisi, dan keduanya ditulis lengkap di sini supaya bisa Anda bandingkan sendiri.

Ukuran sebenarnya 103 organisasi di antara ratusan ribu
103anggota FORMAS setelah 7 Agustus 2026
554.692ormas terdaftar menurut Kementerian Dalam Negeri, 5 Maret 2024
0,02%porsi FORMAS dari seluruh ormas terdaftar
Ormas terdaftar di Indonesia554.692
Anggota FORMAS103

Bar kedua nyaris tidak terlihat karena porsinya memang sebesar itu. Lebar bar dihitung apa adanya dari kedua angka, tanpa dilebihkan. Sumber: data Kementerian Dalam Negeri per 5 Maret 2024, dan keterangan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan per 12 November 2025.

Angka porsi itu bukan berarti forumnya tidak berarti. Ia hanya memindahkan pertanyaannya ke tempat yang benar. Yang menentukan bobot sebuah jaringan bukan berapa organisasi yang menandatangani, tetapi berapa orang yang benar benar bergerak ketika diminta.

Bedanya seperti daftar hadir arisan. Nama yang tercatat selalu lebih banyak daripada kursi yang terisi pada hari acaranya.

Data untuk mengukur sisi kedua itu hampir seluruhnya tidak tersedia. FORMAS tidak pernah merilis daftar utuh 103 anggotanya, apalagi jumlah anggota masing masing. Satu satunya angka yang bisa ditemukan datang dari Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia, yaitu 32 ribu anggota yang disebut ketua umumnya pada 2022 dalam konteks satu program di Jawa Tengah. Angka itu bukan jumlah keanggotaan nasional, dan tidak bisa dipakai mewakili organisasi lain.

Penelitian tentang mobilisasi lewat ormas memberi petunjuk yang seragam. Dukungan pengurus tidak otomatis menjadi suara anggota, dan jarak antara keduanya sering lebar. Survei nasional CSIS dan PERSEPI pada 2019 memisahkan elektabilitas dari kemampuan mobilisasi sebagai dua hal yang berbeda. Studi tentang keterlibatan organisasi kemasyarakatan pada pemilihan gubernur 2018 di Jawa Timur dan Jawa Barat menemukan pengaruh yang nyata hanya ketika organisasinya punya struktur sungguhan sampai tingkat bawah.

Jadi angka yang paling menentukan justru angka yang belum pernah dipublikasikan.

09

Yang menentukan jaringan begini bekerja pada hari pemungutan suara

Pandangan Head Politika, bukan temuan riset

Bagian ini disusun dari sudut pandang konsultan politik, dan bersandar pada data yang sudah dipaparkan di atas. Ia bukan dukungan maupun serangan. Ketuk tiap butir untuk membukanya.

1Bagi partai di luar pemerintahanYang perlu dijawab bukan angkanya

Porsi 0,02 persen membuat FORMAS sulit disebut kekuatan jaringan yang menentukan secara nasional. Yang lebih berbobot adalah nilainya sebagai bingkai, yaitu klaim bahwa organisasi masyarakat berdiri di belakang program pemerintah. Bagi partai di luar pemerintahan, klaim itulah yang perlu ditanggapi, dan menanggapinya dengan mempersoalkan jumlah organisasi justru akan meleset.

Cara menanggapi yang lebih kuat adalah menunjukkan hasil, bukan menunjukkan daftar. Selama sisi lain tidak memublikasikan berapa orang yang benar benar dijangkau tiap programnya, ruang itu terbuka.

2Bagi calon anggota legislatifPeriksa strukturnya, bukan namanya

Calon yang mengandalkan jaringan ormas di daerah sebaiknya tidak membaca daftar 103 itu sebagai peta kekuatan. Yang perlu diperiksa adalah organisasi mana yang punya kepengurusan hidup di daerah pemilihannya, lengkap dengan alamat sekretariat, jadwal kegiatan, dan orang yang bisa dihubungi. Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia, misalnya, menyatakan punya struktur sampai tingkat kelurahan dan desa. Sebagian nama lain belum bisa diperiksa karena jejak publiknya tipis.

Satu kunjungan ke sekretariat lebih berguna daripada sepuluh nama di daftar.

3Syarat berhasil dan sebab gagalTiga hal yang menentukan pada hari H

Yang membuatnya bekerja. Struktur organisasi hidup sampai tingkat tempat pemungutan suara. Ikatan yang lebih kuat daripada sekadar keanggotaan formal, misalnya kesamaan identitas atau kepentingan sehari hari. Pesan yang benar benar sampai ke anggota, bukan berhenti di tingkat pengurus.

Yang membuatnya gagal. Organisasi yang hanya berupa papan nama. Jarak lebar antara jumlah anggota di atas kertas dan jumlah orang yang mau bergerak. Pengurus yang menyatakan dukungan sementara anggotanya memilih sendiri, pola yang berulang kali terlihat pada organisasi keagamaan besar di Indonesia.

Penelitian tentang pemilihan gubernur 2018 di Jawa Timur dan Jawa Barat menemukan pengaruh organisasi kemasyarakatan memang nyata, tetapi hanya pada organisasi yang strukturnya sungguhan sampai bawah.

10

Pertanyaan yang belum dijawab siapa pun

Peristiwa 7 Agustus 2026 adalah peristiwa yang sah, terbuka, dan diberitakan luas. Tidak ada aturan yang dilanggar sejauh yang bisa ditemukan, dan tidak ada pihak bernama yang menuduh demikian. Yang tersisa adalah pertanyaan pertanyaan yang jawabannya belum tersedia di ruang publik.

Tiga di antaranya paling penting. Berapa sebenarnya orang yang diwakili 103 organisasi itu. Dari mana forum ini dibiayai. Dan apa bentuk hukumnya, supaya jelas siapa yang bertanggung jawab bila suatu hari ada yang perlu dipertanggungjawabkan.

Satu pertanyaan lagi lebih mendasar, dan hanya waktu yang bisa menjawabnya. Kata mengawal dipakai dalam bingkai resmi FORMAS sejak 2024. Sampai Agustus 2026 tidak ditemukan satu pun contoh forum ini menyatakan sikap yang berbeda dari sikap pemerintah, meski dalam periode yang sama banyak kebijakan diperdebatkan luas. Mengawal bisa berarti mengawasi, dan bisa berarti mengiringi.

Bedanya baru akan terlihat pada kali pertama forum ini tidak sependapat dengan pemerintah.

11

Pertanyaan yang sering diajukan

1DasarApa itu FORMAS

FORMAS adalah singkatan dari Forum Masyarakat Indonesia Emas, sebuah forum payung yang menghimpun organisasi kemasyarakatan lintas jenis. Ia dibentuk lewat kesepakatan rapat pada 18 Mei 2024 dan diresmikan pada 3 Agustus 2024, dengan tujuan yang dinyatakan sendiri sebagai mendukung dan mengawal program pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.

2KepengurusanSiapa ketua FORMAS

Ketua Umumnya adalah Yohanes Handojo Budhisedjati, yang juga Ketua Umum Vox Point Indonesia. Ketua Dewan Pembinanya Hashim Djojohadikusumo, dan Ketua Dewan Pakarnya Serian Wijatno.

3KeanggotaanBerapa jumlah anggota FORMAS

103 organisasi setelah pengukuhan 20 anggota baru pada 7 Agustus 2026. Saat diresmikan pada Agustus 2024, jumlahnya 21 organisasi.

4KeanggotaanOrmas apa saja yang bergabung ke FORMAS

Daftar utuh 103 organisasi tidak pernah dipublikasikan. Yang bisa dipastikan antara lain Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia dan Vox Point Indonesia, ditambah 20 organisasi yang dikukuhkan pada 7 Agustus 2026 dan daftarnya dimuat pada bagian pertama halaman ini.

5KeanggotaanApakah NU dan Muhammadiyah bergabung ke FORMAS

Keduanya tidak ditemukan dalam daftar anggota FORMAS mana pun. Penelusuran juga tidak menemukan tanggapan resmi Nahdlatul Ulama maupun Muhammadiyah terhadap forum ini.

6StatusApakah FORMAS berbadan hukum

Penelusuran sampai 27 Agustus 2026 tidak menemukan bukti FORMAS terdaftar sebagai perkumpulan berbadan hukum maupun memegang surat keterangan terdaftar. Forum payung tanpa badan hukum sendiri bukan hal yang melanggar aturan, karena organisasi anggotanya yang memiliki status hukum masing masing.

7AturanApakah ormas boleh berpolitik

Ormas berhak menyuarakan pendapat dan berpartisipasi dalam pembangunan, termasuk bekerja sama dengan pemerintah. Batasnya diatur Undang Undang 16/2017, terutama larangan pada Pasal 59, dan aturan kampanye pemilu pada Undang Undang 7/2017, terutama Pasal 280 dan Pasal 283.

8AturanBolehkah pengurus partai memimpin ormas

Penelusuran tidak menemukan ketentuan yang melarangnya. Larangan rangkap jabatan yang berlaku di Indonesia menyasar aparatur sipil negara, jabatan tertentu yang diatur undang undang sektoral, dan komisaris badan usaha milik negara.

9PembiayaanApakah FORMAS menerima dana pemerintah

Tidak ditemukan bukti bahwa FORMAS pernah menerima dana pemerintah, dan tidak ada tuduhan semacam itu dari pihak bernama. Aturan hibah mensyaratkan penerima berbadan hukum, terdaftar, dan bersekretariat tetap.

10PenilaianApakah FORMAS mirip lembaga Orde Baru

Ada kemiripan pola dengan wadah payung masa Orde Baru seperti KORPRI, KNPI, dan ICMI, yaitu banyak organisasi dihimpun dalam satu payung yang dekat dengan kekuasaan. Perbedaannya juga besar. Wadah wadah itu diwajibkan atau diarahkan negara sebagai wadah tunggal, sedangkan keanggotaan FORMAS dinyatakan sukarela dan berlangsung dalam sistem multipartai.

12

Dari mana keterangan di halaman ini berasal

Metodologi dan transparansi Cara halaman ini disusun
Tanggal penelusuran27 Agustus 2026, terhadap sumber terbuka berbahasa Indonesia.
Urutan sumberDokumen resmi FORMAS, naskah undang undang, putusan Mahkamah Konstitusi, data Kementerian Dalam Negeri, kantor berita dan media arus utama, lalu kajian akademik.
Pemisahan lapisanFakta terverifikasi, pernyataan pihak tertentu, dan penafsiran pengamat ditulis terpisah. Pandangan Tim Head Politika hanya muncul di bagian 9 dan ditandai khusus.
Catatan sumberSitus formas.id memuat tautan sampah di bagian bawah halamannya, sehingga hanya bagian profil dan rumusan tujuannya yang dipakai, itu pun setelah dicocokkan dengan pemberitaan kantor berita.
Yang tidak diperiksaProfil, jumlah anggota, dan status hukum masing masing organisasi anggota tidak ditelusuri satu per satu, sehingga tidak ada penilaian apa pun yang dilekatkan pada nama nama itu.
Celah yang diakuiDaftar utuh 103 anggota, status badan hukum FORMAS, rincian pembiayaan, susunan pengurus lengkap, dan tanggapan resmi ormas besar tidak ditemukan. Kelimanya ditulis sebagai tidak ditemukan, bukan diisi dugaan.
Hak jawabKoreksi berbasis dokumen akan dimuat dan ditandai tanggalnya.
Daftar sumber Seluruh tautan yang dipakai
Peristiwa 7 Agustus 2026
Pendirian dan kegiatan FORMAS
Jabatan dan profil
Kerangka hukum
Data ormas dan preseden sejarah
Penilaian dan mobilisasi
Bacaan lanjutan di Head Politika
Elektabilitas Prabowo. Berguna untuk menakar sekuat apa dukungan yang sedang dirapatkan oleh forum forum semacam ini.
Apa itu pemilu. Menjelaskan aturan main yang menentukan kapan dukungan organisasi boleh berubah menjadi kampanye.
Apa itu caleg. Bacaan lanjutan bila Anda ingin memeriksa sendiri kekuatan jaringan ormas di daerah pemilihan.
Kabinet bayangan Indonesia. Contoh koalisi masyarakat sipil yang memilih berdiri di seberang pemerintah, pembanding langsung untuk halaman ini.
Ditulis, dianalisis, dan dipublikasikan oleh Tim Head Politika. Diterbitkan 28 Agustus 2026. Bila Anda memiliki dokumen atau keterangan yang membantah bagian mana pun dari halaman ini, kirimkan kepada kami dan koreksinya akan dimuat beserta tanggalnya.
Bacaan lanjutan lainnya
Membaca Don Muzakir: anatomi kekuatan akar rumput
Pola yang sama dalam skala satu tokoh. Tiga organisasi nasional dalam satu genggaman, dan mana aset yang benar benar melekat pada figurnya.
Lembaga negara menurut UUD 1945: daftar dan hubungannya
Batas antara lembaga yang kewenangannya dari konstitusi dan organisasi yang lahir dari inisiatif masyarakat.
Bagikan
Tentang Penulis

Ditulis oleh Tim Head Politika, konsultan politik Indonesia yang mendampingi kandidat eksekutif dan legislatif melalui riset data, strategi kampanye terukur, dan komunikasi yang efektif sejak 2014.

Konsultasi Gratis

Ingin Peta Politik Dapil Anda Dibaca dengan Data?

Diskusikan situasi Anda langsung dengan tim kami. Tanpa biaya, tanpa keterikatan, hanya pembicaraan jujur tentang peluang Anda.

Mulai Konsultasi Gratis
Daftar Isi